LIGA INGGRIS

Dampak Invasi Rusia ke Ukraina, Roman Abramovich Tinggalkan Chelsea, Ini Pernyataannya

Dampak Invasi Rusia ke Ukraina, Roman Abramovich yang berasal dari Rusia meninggalkan klub Chelsea dan menyerahkan pengelolaan ke yayasan amal klub

Editor: Mairi Nandarson
DOK AFP/BEN STANSALL
Pengusaha asal Rusia pemilik klub Liga Inggris Chelsea Roman Abramovich 

LONDON, TRIBUNBATAM.id - Invasi Rusia ke Ukraina berdampak luas.

Pengusaha asal Rusia yang menjadi pemilik klub Chelsea ikut terseret.

Tekanan dari pemerintah Inggris membuat pemilik Chelsea yang berasal dari Rusia dan dekat dengan Presiden Vladimir Putin melepaskan tanggungjawabnya.

Melalui sebuah pernyataan resmi, pemilik Chelsea, Roman Abramovich, mengumumkan bahwa dirinya "menyerahkan penatagunaan dan perawatan" Chelsea ke para pengurus yayasan amal The Blues.

Hal tersebut disampaikan sang pemilik lewat sebuah pengumuman resmi klub pada Minggu (27/2/2022) dini hari WIB.

Baca juga: Hasil, Klasemen, Top Skor Liga Inggris Setelah Man United Imbang, Tottenham Menang, Mo Salah 19 Gol

"Selama hampir 20 tahun memiliki Chelsea FC, saya selalu melihat peran saya sebagai penjaga klub ini," tulisnya di situs resmi klub.

"Adalah tugas saya untuk memastikan bahwa kami meraih kesuksesan seperti sekarang ini, termasuk membangun masa depan, dan memainkan peran positif di komunitas kami."

"Saya selalu mengambil keputusan dengan memerhatikan kepentingan terbaik klub dan saya akan tetap berkomitmen ke nilai-nilai tersebut."

"Oleh karena itu, saya pada hari ini menyerahkan penatagunaan dan perawatan klub ke yayasan amal Chelsea."

"Saya percaya sekarang ini mereka berada di posisi terbaik untuk menjaga kepentingan klub, pemain, staff, dan fans."

Baca juga: Hasil Leeds United vs Tottenham, Doherty, Kulusevski, Harry Kane, Son Cetak Gol, Tottenham Menang

Pernyataan ini berarti Roman Abramovich mundur dan menyerahkan semua aspek pengambilan keputusan di Chelsea kepada tujuh sosok di dewan direksi yayasan tersebut.

Termasuk di antaranya adalah chairman Bruce Buck, pelatih kepala tim wanita Emma Hayes, dan ketua Badan Atletik Dunia, Lord Sebastien Coe.

Sosok-sosok lain di dewan tersebut adalah Piara Power (chief executive yayasan anti rasisme Kick It Out), Paul Ramos (direktur finansial Chelsea), John Devine (pengacara olahraga yang telah malang-melintang di klub-klub Premier League), dan Sir Hugh Robertson (mantan menteri Inggris).

Keputusan sepakbola, terkait transfer dan kontrak para pemain, akan terus dilakukan direktur klub, Marina Granovskaia, dan juga penasihat teknis Petr Cech.

Granovskaia merupakan kolega dekat oligark asal Rusia tersebut dan juga pegawai perusahaan Abramovich lainnya, Millhouse Capital.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved