TANJUNGPINANG TERKINI
Harga Tahu Tempe di Tanjungpinang Naik Senin Mendatang, Pedagang Bakal Libur Jualan 2 Hari
Harga tahu dan tempe di Tanjungpinang akan naik Senin (7/3/2022) mendatang. Sebelum naik harga, para pedagang tahu tempe akan libur dua hari.
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Yeldi, seorang pedagang tahu dan tempe yang hampir tahunan berjualan di pasar Baru I Kota Tanjungpinang mengungkapkan, harga tahu dan tempe di Tanjungpinang akan naik Senin (7/3/2022) mendatang.
“Rencananya nanti Senin harga tahu dan tempe naik, kita hari Sabtu dan Minggu nanti tidak jualan, pasar tetap beraktivitas seperti biasa cuma yang jual tahu dan tempe tidak ada,” ucap Yeldi, Kamis (3/3/2022).
Yeldi mengaku bahwa tahu dan tempe yang ia jual diambil langsung dari saudara kandungnya yang bertugas dalam proses pembuatan tahu dan tempe.
Sementara dirinya hanya sebagai penjual saja
Sabtu dan Minggu mendatang stok tahu dan tempe tidak dijual sementara oleh pedagang di pasar Baru I Tanjungpinang, dan akan kembali dijual, Senin (7/3/2022) mendatang.
“Iya Senin nanti naik harga tahu dan tempe, perkiraan naiknya itu dari Rp 1.000,- sampai Rp 2.000,- per potong tempe, sedangkan untuk harga tahu per satuanya naik Rp 500,-,” ungkapnya.
Diketahui saat ini harga tempe yang dijual masih di harga Rp 3.000,- sampai Rp 5.000,-.
Baca juga: HARI Ini, Kamis 3 Maret 2022, Seluruh ASN dan Non ASN Pemprov Kepri Harus Divaksin Covid-19
Baca juga: 412 Warga Kepri Kena Covid-19, Semua Wilayah Sumbang Kasus Baru, Batam Terbanyak
Pada Senin (7/3/2022) nanti harga tersebut akan naik, harga tempe ukuran sedang yang dijual Rp 3.000,- akan menjadi Rp 5.000,- sedangkan tempe ukuran besar yang dijual Rp 5.000,- akan menjadi Rp 7.000,-.
Lalu untuk harga tahu sendiri pun ikut mengalami kenaikan harga, yang awalnya dijual Rp 1.000,- nantinya akan naik menjadi Rp 1.500.-.
Saat hari normal Yeldi mengaku bisa menghabiskan 40 potong tempe ukuran 1 meter yang ia potong menjadi 4 - 5 potong kecil.
Dengan naiknya harga jual nanti, pedagang tahu dan tempe ini berencana akan mengurangi proses produksi, di mana pada hari biasa ia bisa menjual 160 potong tempe, maka saat harga naik nanti kemungkinan proses penjualan tempe hanya 120 potong saja.
“Iya kemungkinan besar kita akan kurangi proses produksinya, seperti tahu kan per hari kita stok 300-400 keping, mungkin senin nanti akan kita kurangi, modal tahu saja per kepingnya Rp 900,- jadi nanti hari Senin akan naik dari Rp 1.000,- menjadi Rp 1.500,-,” katanya. (TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/03032022tempe-dan-tahu.jpg)