Breaking News:

BATAM TERKINI

Warga Batam - Bintan Cukup Tunjukkan KTP, Simak Aturan PPLN Khusus Terbaru Selama Pandemi

Satgas Covid-19 mengeluarkan aturan terbaru yang mengatur Pelaku Perjalanan Luar Negeri. Batam dan Bintan masuk sebagai pintu masuk khusus.

TribunBatam.id/Ian Sitanggang
Satgas Covid-19 mengeluarkan aturan terbaru tentang aturan protokol kesehatan pelaju perjalanan luar negeri (PPLN) khusus pintu masuk Bali, Batam dan Bintan. Potret Bandara Hang Nadim Batam, Provinsi Kepri, Jumat (12/11/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dua wilayah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ditetapkan sebagai pintu masuk pelaku perjalanan luar negeri dalam masa pandemi covid-19.

Dalam surat edaran nomor 13 Tahun 2022, diatur secara rinci syarat masuk bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang masuk ke Kota Batam dan Kabupaten Bintan.

Surat yang dikeluarkan oleh Satgas Penanganan Covid-19 serta ditanda tangani oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M pada 8 Maret 2022 tersebut mencabut dua surat edaran yang sebelumnya telah dikeluarkan.

Yakni Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Mekanisme Sistem Bubble di Bali dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Serta Surat Edaran Nomor 10 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Mekanisme Travel Bubble di Kawasan Batam, Bintan, dengan Singapura dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Dalam surat edaran tersebut, PPLN Khusus Batam dapat memasuki kawasan Batam melalui
entry point Bandar Udara Internasional Hang Nadim di Batam atau Pelabuhan Batam, Kepulauan Riau.

Baca juga: Masuk Indonesia Tanpa Karantina, Begini Aturan Lengkap Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) Terbaru

Baca juga: Aturan Terbaru Karantina Perjalanan Luar Negeri Hanya 3 Hari untuk Vaksin Lengkap

Sementara PPLN Khusus Bintan dapat memasuki kawasan Bintan melalui entry point Bandar Udara Raja Haji Fisabilillah di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau; Pelabuhan Bintan, Kepulauan Riau; atau Pelabuhan Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) Khusus Pintu Masuk Batam dan Bintan, yang selanjutnya disingkat PPLN Khusus Batam dan Bintan adalah seseorang yang melakukan perjalanan dari luar negeri pada 14 hari terakhir dan memasuki wilayah Indonesia melalui pintu masuk kedatangan internasional yang berlokasi di Batam atau Bintan.

Selain wajib mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia, sat kedatangan di entry point, PPLN Khusus Batam dan Bintan telah mengunduh aplikasi PeduliLindungi serta mengisi e-HAC Indonesia.

PPLN Khusus Batam dan Bintan juga wajib menunjukkan kartu/sertifikat (fisik ataupun digital) telah menerima vaksin covid-19 dosis kedua, minimal 14 (empat belas) hari sebelum keberangkatan yang tertulis dalam bahasa Inggris selain dari bahasa negara/wilayah asal kedatangan.

Serta terverifikasi di website Kementerian Kesehatan Republik Indonesia atau e-HAC Internasional Indonesia.

Kemudian Menunjukkan hasil negatif melalui tes RT-PCR di negara/wilayah asal yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum jam keberangkatan dan dilampirkan pada saat pemeriksaan kesehatan atau e-HAC Internasional Indonesia.

Baca juga: Nilai Transfer Marselino Ferdinan Rp 3 Miliar, Prospek Cerah Wonderkid Persebaya di Luar Negeri

Baca juga: Nilai Transfer Marselino Ferdinan Rp 3 Miliar, Prospek Cerah Wonderkid Persebaya di Luar Negeri

Bagi PPLN Khusus Bali, Batam, dan Bintan, terkecuali PPLN yang merupakan masyarakat domisili Bali, Batam, dan Bintan, wajib menunjukkan bukti konfirmasi pemesanan dan pembayaran paket wisata atau tempat akomodasi penginapan di antaranya bukti konfirmasi pemesanan dan pembayaran paket wisata atau tempat akomodasi penginapan selama minimal 4 (empat) hari di Bali bagi PPLN Khusus Bali; atau bukti konfirmasi pemesanan dan pembayaran paket wisata di Batam dan Bintan bagi PPLN Khusus Batam dan Bintan.

Bagi PPLN Khusus Bali, Batam, dan Bintan yang merupakan masyarakat domisili Bali, Batam, dan Bintan wajib menunjukkan bukti kartu identitas atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) berdomisili di Bali, Batam, dan Bintan;

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved