Rabu, 6 Mei 2026

Oknum Polisi Bakar Pacar Gara-gara Ogah Diputus Pacar, Padahal Istri Hamil Tua

Kasus oknum polisi bakar pacar menuai sorotan. Brigadir Andriansyah alias Brigadir AN, oknum polisi membakar kekasihnya bernama Ningsih Marlina (24) d

Tayang:
SRIPO/ARDANI ZUHRI
Korban Ningsih sebelum dibakar pelaku oknum anggota polisi dan saat mendapat perawatan intensif di ruang ICU dengan kondisi luka bakar 80 persen, Jumat (11/3/2022). Korban dibakar kekasihnya karena bermaksud meminta hubungan pacaran diakhiri. 

TRIBUNBATAM.id - Kasus oknum polisi bakar pacar menuai sorotan. Brigadir Andriansyah alias Brigadir AN, oknum polisi membakar kekasihnya bernama Ningsih Marlina (24) di Muara Enim, Sumatera Selatan.

Ironisnya Brigadir AN sudah beristri dan punya anak 2. Bahkan saat ini sang istri sedang hamil tua.

Diana memilih memutuskan Brigadir AN saat tahu Brigadir AN sudah punya istri bahkan anak.

Kasus polisi bakar pacar ini terjadi saat Ningsir meminta putus.

Namun Brigadir AN tak terima. Ningsih sudah berusaha menghindar dari pelaku tetapi tetap saja dikejar pelaku.

Hingga korban yang sembunyi di kontrakan temannya pun diketahui keberadaanya oleh pelaku dan di rumah itulah korban dibakar pelaku, Jumat (11/3/2022).

Marah, sakit hati dan sedih, berkecamuk menjadi satu. Itu yang dirasakan saat ini oleh keluarga besar korban pembakaran Ningsih Marlina oleh oknum polisi Andriansyah.

Baca juga: 2 Pemuda Curi Sepeda Lipat Warga Batam Pakai Mobil Mewah, Kini Dibekuk Polisi

Meski pelaku juga menderita luka bakar, namun luka bakar adiknya sangat parah sehingga harus dirawat intensif di ruang ICU RSUD dr HM Rabain Muara Enim.

"Kata dokter, adik saya lukanya mencapai 80 persen di sekujur tubuhnya," kata Trisnawati yang merupakan kakak korban, Sabtu (12/3/2022).

Menurut Trisnawati, korban adalah saudara kandungnya dari empat bersaudara.

Saat ini, keluarga masih sangat syok atas kejadian yang menimpa Ningsih.

Sebab apa yang dialami adiknya memang sangat tragis, dan yang tega melakukan hal tersebut tentu merupakan orang yang kejam.

Saat ini, adiknya sudah menjalani operasi pertama dan sudah mulai membaik dari sebelumnya namun masih mendapatkan perawatan intensif di ruang icu.

"Kalau sakit sudah pasti, sebab adiknya sepanjang malam merintih terus kesakitan. Kami berharap bisa sembuh seperti sedia kala," tuturnya.

Dikatakan Trisnawati, korban memang tidak sering membicarakan pelaku yang merupakan mantan kekasihnya, tapi yang diketahuinya pelaku merupakan orang yang arogan dan sering main kekerasan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved