PEMKO BATAM
Wakil Walikota Batam Amsakar dan Istri Ikut Panen Raya Pertama SMPN 12 Batam
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Ketua I TP-PKK Batam, Erlita ikut panen raya pertama di SMP Negeri 12 Batam.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Ketua I TP-PKK Kota Batam, Erlita Sari Amsakar mencabut sawi hasil panen raya pertama di SMP Negeri 12 Batam, Senin (14/3/2022).
Amsakar mengapresiasi SMPN 12 Batam sudah berhasil menjadi sekolah penggerak di angkatan pertama.
"Dimana dari 10 ribu sekolah di seluruh Indonesia yang mengikuti seleksi ini, sekolah yang berhasil lulus hanya 2500. Salah satunya SMP Negeri 12 ini," ujar Amsakar.
Diakuinya sekolah penggerak substansinya membebaskan gaya model pendidikan ini kepada peserta didiknya.
Siswalah saat ini bebas berkreasi, dan guru-guru bisa memfasilitasi.
Padahal, kata Amsakar, sebelumnya sistem belajar guru yang memberikan ilmu ke murid, komunikasinya hanya 1 arah dan murid mencatat. Saat ini siswalah yang berkreasi.
"Hari ini sekitar 1,5 tahun yang lalu, perkembangannya luar biasa. Anak-anak yang hobinya bercocok tanam hari ini kita panen, yang hobinya tari-tarian, ada 2 tarian dipersembahkan. Luar biasa bagusnya," katanya.
Baca juga: JADWAL Pemadaman Listrik di Batam, Senin 14 Maret 2022, Bakal Dimulai Pukul 13.15 WIB
Baca juga: Minta Keringanan Syarat Travel Bubble, Gubernur Kepri Surati Tiga Menteri
Amsakar menutrukan, angkatan pertama ada 6 SMP di Batam yang dinyatakan sebagai sekolah penggerak, angkatan kedua 12 sekolah, dan tahun ini ada 56 sekolah sedang daftar tunggu. Ia berharap seluruh sekolah penggerak ini harus kreatif dan produktif.
"Yang berhasil mengelola potensi anak didiknya bisa menjadi pemantik atau pilot projek percontohan,"katanya.
Amsakar berharap seluruh sekolah di Batam bisa menjadi sekolah penggerak.
Sehingga bisa menumbuhkan peserta didik yang berkualitas dan kreatif.
Di tempat yang sama, Kepala Sekolah Penggerak SMP Negeri 12 Batam, Nurmi mengatakan sekolah SMP Negeri 12 Batam lulus angkatan pertama sebagai sekolah penggerak di Kementerian.
Padahal 10 ribuan sekolah yang mengikuti ujian kompetensi, hanya 2500 yang lulus, salah satunya SMP Negeri 12 Batam.
Pihaknya sudah melaksanakan 2 proyek. Di Kementerian ada 7 proyek yang harus dilaksanakan, namun sekolah wajib 3 proyek per tahun.
Pada Agustus dan September 2021 lalu, SMP Negeri 12 Batam sudah melaksanakan proyek pertama yaitu tentang teknologi pembangunan NKRI. Anak-anak kelas VII membuat video tentang NKRI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/14032022wakil-walikota-batam-amsakar-achmad.jpg)