VIRAL, Terduga Begal di Sumenep Tewas Ditembak Polisi, Mantan Mertua Protes

Seorang pria, terduga begal di Sumenep, Madura ditembak polisi berulang kali hingga tewas. Mantan mertua protes dengan tindakan oknum polisi

Editor: Dewi Haryati
Kolase Tribunnews.com: instagram @memoemedia
Seorang pria di Sumenep ditembak polisi hingga akhirnya tewas. 

Namun, permintaan polisi tak digubris Hr, meskipun polisi juga sudah melepaskan tembakan peringatan.

Bahkan Hr berupaya menyerang petugas.

Polisi kemudian mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak Hr.

Namun lanjutnya, pada saat mau dibawa ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenel HR sudah dinyatakan meninggal dunia.

Hr stres ditinggal istri

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas membenarkan kejadian ini.

Ia menjelaskan, Hr merupakan Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding.

Hr dilaporkan mengalami stres lantaran ditinggal istrinya yang diduga selingkuh dengan pria lain.

Sehingga seminggu terakhir Hr memang sering bawa celurit saat keluar rumah.

"Pelaku ini (Hr) mengalami stres karena ditinggal istrinya," kata Widiarti, dikutip dari TribunMadura.com.

Informasi ditinggal istrinya bersama pria lain itu katanya, penuturan dari paman Herman langsung.

"Itu penyampaian dari pamannya langsung, bukan dugaan kami tapi pamannya yang menyampaikan," ungkapnya.

Ditanya apakah penembakan peringatan hingga tewaskan nyawa Hr itu sudah sesuai SOP, Widiarti mengaku tembakan peringatan tak diindahkan.

"Petugas memberikan tembakan peringatan tapi tidak diindahkan oleh pelaku," tegasnya.

Dapat Protes

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved