VIRAL, Terduga Begal di Sumenep Tewas Ditembak Polisi, Mantan Mertua Protes
Seorang pria, terduga begal di Sumenep, Madura ditembak polisi berulang kali hingga tewas. Mantan mertua protes dengan tindakan oknum polisi
Namun, permintaan polisi tak digubris Hr, meskipun polisi juga sudah melepaskan tembakan peringatan.
Bahkan Hr berupaya menyerang petugas.
Polisi kemudian mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak Hr.
Namun lanjutnya, pada saat mau dibawa ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenel HR sudah dinyatakan meninggal dunia.
Hr stres ditinggal istri
Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas membenarkan kejadian ini.
Ia menjelaskan, Hr merupakan Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding.
Hr dilaporkan mengalami stres lantaran ditinggal istrinya yang diduga selingkuh dengan pria lain.
Sehingga seminggu terakhir Hr memang sering bawa celurit saat keluar rumah.
"Pelaku ini (Hr) mengalami stres karena ditinggal istrinya," kata Widiarti, dikutip dari TribunMadura.com.
Informasi ditinggal istrinya bersama pria lain itu katanya, penuturan dari paman Herman langsung.
"Itu penyampaian dari pamannya langsung, bukan dugaan kami tapi pamannya yang menyampaikan," ungkapnya.
Ditanya apakah penembakan peringatan hingga tewaskan nyawa Hr itu sudah sesuai SOP, Widiarti mengaku tembakan peringatan tak diindahkan.
"Petugas memberikan tembakan peringatan tapi tidak diindahkan oleh pelaku," tegasnya.
Dapat Protes