Breaking News:

PEMKO BATAM

Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad Minta Disperindag Tera Ulang Timbangan Pedagang

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad minta Disperindag turun dan mengawasi serta melakukan tera ulang timbangan milik pedagang di Batam.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad minta Disperindag turun dan mengawasi serta melakukan tera ulang timbangan milik pedagang di Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meminta kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk turun dan mengawasi serta mengecek pedagang yang curang dalam praktik jual beli. 

"Disperindag turun rutin untuk mengecek tera ini kembali. Karena itu merupakan salah satu tugas pokok dari Disperindag," ujar Amsakar, Rabu (16/3/2022).

Permintaan itu menyusul viralnya video kemarahan serang pembeli terhadap pedagang di Pasar Tos 3000 Batam, belum lama ini.

Amsakar menilai timbangan wajib dicek, karena yang warga yang belanja tidak timbang lagi apa yang mereka beli. Kalau ada tindakan curang tentu yang dirugikan pembeli.

Ia mengimbau kepada pedagang untuk tidak curang dalam bertransaksi jual dan beli. Mendekati hari besar, jumlah permintaan pasar biasanya meningkat. Ia berharap hal ini tidak menjadi salah satu kesempatan untuk berbuat curang.

Kondisi perekonomian masih dalam tahap pemulihan. Tindakan seperti ini bisa mengurangi rasa percaya pembeli kepada pedagang di pasar tersebut. 

"Jangan lagi lah ada tindakan seperti ini. Karena merugikan," katanya.

Baca juga: BATAM Kembali PPKM Level 2, Amsakar Berharap Saat Ramadan Bisa PPKM Level 1

Baca juga: APA Itu Kampung Pancasila? Kini Diterapkan di Kampung Belian Batam

Sementara terkait harga komoditas pangan saat ini, setiap ada kenaikan permintaan, pasti akan berdampak terhadap harga di pasar.

Tugas pemerintah saat ini adalah menjamin dan mencukupi kebutuhan pasokan. 

"Jangan sampai ada yang langka, sehingga nanti dikhawatirkan harganya naik. Ini yang kami cegah. Saya rasa Disperindag sudah sangat paham soal ini," ujarnya.

Begitu juga dengan persoalan minyak makan. Untuk teknisnya yang paling paham adalah Disperindag, sebagai dinas yang membawahi urusan komoditi termasuk minyak goreng ini.

"Pak Gustian yang lebih paham teknisnya. Apakah mekanisme yang akan dibuat pusat untuk diterapkan di daerah. Konsepnya, pemerintah daerah berharap harga stabil dan tidak menyulitkan masyarakat dalam mendapatkan komoditi," paparnya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved