Lecehkan Teman Prianya, Lelaki Penyuka Sesama Jenis Ini Dibekuk Polisi
Dikutip dari PosBelitung.co Kanit PPA Satreskrim Polres Belitung Bripka Lartha Angela mengatakan, keduanya kenal di aplikasi gay Februari 2021 lalu.
TRIBUNBATAM.id - Pria berinisial GM ditangkap atas kasus dugaan pencabulan (sodomi) terhadap remaja AG (17).
Terduga pelaku diamankan jajaran Satreskrim Polres Belitung pada Kamis (17/3/2022).
Pria berusia 21 tahun itu dituduh melakukan perbuatan asusila terhadap teman lelakinya itu.
Pelaku memaksa korban yang masih pelajar sebanyak dua kali di rumah korban hingga Korban mengalami luka lecet dibagian sensitifnya.
Dikutip dari PosBelitung.co Kanit PPA Satreskrim Polres Belitung Bripka Lartha Angela mengatakan, keduanya kenal di aplikasi gay Februari 2021 lalu.
Keduanya memang memiliki hubungan dekat dan tersangka sempat merayu serta mengabulkan keinginan korban yang ingin berkeliling Kota Manggar.
"Kalau viralnya cerita layangan putus yang ingin jalan-jalan ke Kapadokia. Kalau korban ini, ada keinginan jalan-jalan keliling Manggar dia langsung mau, karena bagi dia itu mimpinya," kata Bripka Lartha saat menggelar konfrensi pers, Jumat (18/3/2022).
Ia menjelaskan, awalnya orang tua korban tidak merasa curiga dan menganggap hubungan keduanya seperti pertemanan sesama lelaki.
Karena tersangka tinggal di Manggar, Kabupaten Belitung, jika berkunjung ke rumah korban sering menginap.
Tetapi pasca kejadian, orang tua korban mulai curiga melihat perilaku anaknya terutama dari cara berjalan dan sering mengeluh sakit di bagia anus.
"Korban cara berjalan dan mengeluh sakit di dubur. Kalau ancaman kekerasan tidak ada cuma karena bujuk rayu tadi tapi dari visum memang ada luka lecet," ungkapnya.
Ia mengatakan, sang ibu bercerita kepada nenek korban dan dilanjutkan kepada pamannya.
Korban langsung dicecar pertanyaan oleh pamannya dan mengaku pernah di sodomi tersangka dua kali.
Kejadian pertama saat tersangka menginap di rumah korban pada Minggu 27 Februari 2022 sekitar Pukul 21.30 WIB.
"Waktu itu tersangka sempat merayu korban dan pada saat hendak mencabuli, korban semat berontak karena sakit. Tapi tersangka melakukan pemaksaan," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/rtgtewrasgvrs.jpg)