BATAM TERKINI
Siswa SD dan SMP di Batam Bakal Ikuti Pesantren Selama Ramadhan 1443 Hijriah
Untuk mengisi kegiatan selama Ramadan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam berencana menggelar kegiatan pesantren Ramadhan bagi siswa SD dan SMP.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Untuk mengisi kegiatan selama Ramadan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam berencana menggelar kegiatan pesantren Ramadhan.
Apalagi sejak pandemi Covid-19 melanda Kota Batam, kegiatan ini sempat tidak dilaksanakan, karena adanya pembatasan.
"Rangkaian kegiatan bertemakan keagamaan merupakan salah satu yang biasa digelar. Tapi untuk sekarang ini kami tetap menunggu surat dari pusat, kalau kami tidak ada masalah, sebab ini kegiatan yang bagus dan positif," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, Selasa (22/3/2022).
Diakuinya kegiatan ini sangat positif sekali. Pesantren Ramadan merupakan agenda rutin yang diikuti pelajar.
Apalagi, lanjut dia, saat ini perkembangan kasus Covid-19 di Kota Batam sudah cukup terkendali. Bahkan sistem belajar tatap muka sudah digelar 100 persen.
Oleh sebab itu, sudah memenuhi syarat untuk melaksanakan pesantren Ramadan.
Kegiatan pesantren Ramadan biasanya diikuti pelajar tingkat SD (4-6) dan jenjang SMP.
"Melalui kegiatan ini anak-anak bisa lebih memperdalam ilmu agama, dan banyak kegiatan ibadah yang dilaksanakan juga," sebutnya.
Pelaksanaan kegiatan diperbolehkan, asal tetap berpedoman kepada protokol kesehatan.
Baca juga: Minyak Goreng Curah di Batam Masih Dijual dengan Harga di Atas HET, Ini Alasan Pedagang
Baca juga: JELANG Ramadhan, Pemko Batam Siapkan 45.000 Sembako Murah untuk Warga di 64 Kelurahan
Serta pengawasan dari tenaga guru di sekolah. Selama ini pengawasan sudah berjalan, terbukti jumlah paparan Covid-19 di lingkungan sekolah cukup rendah.
"Hal ini karena gerak cepat pihak sekolah dalam mengawasi dan berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes)," bebernya.
Ia menambahkan kegiatan masih ada waktu kurang lebih satu Minggu untuk persiapan kegiatan pesantren Ramadan ini. Ia berharap perkembangan kasus, dan status Kota Batam bisa terus membaik, sehingga semua kegiatan di lingkungan sekolah bisa berjalan dengan baik.
"Biasanya kegiatan ini berjalan satu Minggu. Mudah-mudahan bisa digelar, namun kalau pun tidak, saya harap anak-anak tetap bisa berkegiatan di rumah pastinya," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/22032022kepala-dinas-pendidikan-kota-batam-hendri-arulan.jpg)