BATAM TERKINI
JADWAL Sembako Murah Disperindag Batam Jelang Ramadan, Cukup Bayar Rp 50 Ribu
Berikut jadwal sembako murah Disperindag Batam jelang Ramadan 1443 H. Warga cukup bayar Rp 50 ribu.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota (Pemko) Batam bakal menggelar sembako murah jelang masuknya bulan suci Ramadan 1443 H.
Melalui Dinas Perindistrian dan Perdagangan (Disperindag), pelaksanaan sembako murah itu rencananya bakal dimulai pada Senin (28/3/2022) mendatang.
Kadisperindag Batam Gustian Riau menyebut jika teknisnya sembako murah ini akan bergilir ke setiap kelurahan.
Sembako murah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.
Ada sebanyak 45.000 paket telah disiapkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam.
Baca juga: JELANG Ramadhan, Pemko Batam Siapkan 45.000 Sembako Murah untuk Warga di 64 Kelurahan
Baca juga: RAMADHAN Bakal Ada Sembako Murah di Batam, Walikota Minta Minyak Goreng Masuk Paket
Paket sembako murah akan disebar disemua kelurahan yang ada di Kota Batam. Sehingga seluruh masyarakat yang membutuhkan mendapat sembako murah.
Setiap paket sembako terdiri dari beras 5 kilogram (kg), gula pasir 1 kg dan minyak 1 liter. Masyarakat cukup menebus satu paket sembako tersebut seharga Rp50.000.
"Masyarakat cukup membayar Rp50.000 sudah dapat membawa satu paket sembako," katanya, Sabtu (26/3/2022).
Adapun jadwal sembako murah di antaranya pada Senin (28/3/2022) di Kecamatan Sagulung, Bulang dan Batuaji.
Selasa (29/3/2022) Kecamatan Belakangpadang dan Sekupang.
Rabu (30/3/2022) Kecamatan Nongsa, Bata Kota dan Lubukbaja.
Selanjutnya pada Kamis (31/3/2022) Kecamatan Batuampar, Bengkong dan Sei Beduk.
Terakhir pada Jumat (1/4/2022) Kecamatan Galang.
Kegiatan ini diharapkan dapat menekan harga sembako menjelang lebaran.
Di samping itu juga untuk membantu masyarakat Kota Batam, khusunya bagi membutuhkan.
Baca juga: Polisi Sebut Ribuan Warga Batam Korban Oknum Ketua RT Kasus Sembako Murah Fiktif
Baca juga: Aksi Tipu Oknum Ketua RT di Batam Modus Sembako Murah, Uang Warga Dipakai Buat Hidup
Gustian mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mejalankan protokol kesehatan dengan ketat.
Terutama menggunakan masker dan tentunya menjaga jarak.
"Untuk teknis di lapangan dan pembagian kuponnya nanti akan dikordinir oleh Camat dan Lurah setempat," katanya.
AWAS Sembako Murah Fiktif
Polsek Batuaji sebelumnya mengungkap kasus penipuan modus sembako murah.
Tersangka penipuan paket sembako murah fiktif, Purnama Aji tak berkutik setelah berhasil ditangkap polisi.
Oknum Ketua RT di Kecamatan Batuaji itu tampak tak berdaya saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolsek Batuaji, Rabu (16/3/2022).
Dengan mengenakan baju tahanan serta kondisi tangan terborgol, ia hanya tertunduk saat dihadirkan dalam ungkap kasus itu.
Kapolsek Batuaji Kompol Daniel Ganjar Kristanto mengatakan korban dari aksi tipu modus sembako murah tersangka cukup banyak.
Data polisi, setidaknya ada 1.393 korban yang telah mendaftar bahkan telah menyetor uang, dengan harapan mendapat sembako murah.
Mayoritas merupakan kaum ibu-ibu alias 'emak-emak'.
Baca juga: Warga Batam Waspada, Beredar Kupon Sembako Murah Palsu, Amsakar Achmad Beri Penegasan
Baca juga: Antri Ambil Kupon Bisa 3 Jam, Simak Tahapan Mendapatkan Sembako Murah Senilai Rp 50.000
Total keuntungan yang diraup pelaku sekitar Rp 79 juta. Uang tersebut diakui tersangka sudah terpakai.
Termasuk untuk kabur ke Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan.
"Jadi gini, awalnya dia buat kupon serupa tapi dengan jumlah yang terbatas. Dia keluarin modal untuk beli sembako dan dibagikan ke warga. Ini modus agar warga tergiur. Setelah sukses dengan aksinya yang pertama dan melihat banyak peminat, dia cetak lagi kupon serupa lebih dari seribuan kupon dan diedarkan ke Masyarakat. Setelah terima uang dia kabur," beber Kapolsek Batuaji.
Uang hasil penipuan paket sembako trip kedua ini sebagiannya untuk menutupi kekurangan pembayaran paket sembako di trip pertama sebelumnya.
Sebagiannya lagi dipergunakan untuk keperluan sehari-hari bersama keluarga di tempat persembunyiannya di Banyuasin, Sumatera Selatan.
"Ada selisih harga sekitar 20 ribu Rupiah dari paket sembako yang ditawarkannya. Sebagian uang dari hasil penjualan kupon trip kedua untuk menutupi tagihan sembako yang sudah berjalan di trip pertama. Karena trip kedua memang cukup banyak peminat dia tetap dapat untung sehingga kabur," sebutnya.
Aksi penipuan kupon Sembako fiktif ini murni dorongan niat pelaku yang melihat ada peluang di tengah terpaan wabah pandemi Covid-19 ini.
Dia tidak melibatkan orang lain dengan pengadaan kupon Sembako fiktif tadi. Dia menggunakan stempel RT yang dipegangnya untuk meyakinkan para korban.
Kepada polisi, Purnama Aji mengaku menyesal dengan perbuatannya itu. Dia berniat mengembalikan uang para korban namun karena terlalu banyak desakan dari kaum ibu-ibu yang jadi korban diapun memilih kabur.
"Saya mau jual rumah saya yang di Tanjunguncang mau balikin duit orang tapi terlalu banyak desakan. Makanya jadi pusing saya," ujarnya.(TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi/Bereslumbantobing)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/14032022kadisperindag-batam.jpg)