RAMADHAN
Dosa Masa Lalu Diampuni Allah, Keutamaan Salat Tarawih Selama Ramadhan, Bacaan Niat dan Tata Cara
Salat Tarawih secara berjemaah juga dihitung sama dengan mengerjakan Salat Tahajud semalam penuh yang membuat Salat Tarawih jadi salat sunnah utama
TRIBUNBATAM.id - Datangnya Bulan Ramadhan menjadi penanda hadirnya aktivitas-aktivitas khas yang mungkin jarang terlihat di luar bulan puasa.
Mukmin yang melakukan iktikaf di masjid misalnya, yang hanya ramai saat Bulan Ramadhan tiba.
Selain itu terdapat aktivitas lain yang kerap dijalankan berjemaah di masjid selama Ramadhan, yakni Salat Tarawih.
Salat Tarawih merupakan salat sunnah yang dilakukan khusus hanya di Bulan Ramadhan.
Waktu pelaksanaan Salat Sunnah ini adalah sesudah Salat Isya dan biasanya dilakukan berjemaah di masjid.
Dalam Islam, keutamaan Salat Tarawih adalah adanya ampunan dari Allah terhadap dosa-dosa di masa lalu.
Disebutkan bahwa melaksanakan Salat Tarawih secara berjemaah juga dihitung sama dengan mengerjakan Salat Tahajud semalam penuh, yang membuat Salat Tarawih menjadi salah satu salat sunnah utama.
Baca juga: Inilah 4 Amalan Penambah Pahala di Bulan Puasa Ramadhan 2022
Baca juga: Besok Ahad 3 April Awal Puasa Ramadhan 2022, INI Jadwal Imsakiyah Batam Sekitarnya dan Waktu Berbuka
Berikut adalah bacaan doa-doa niat dan tata cara Salat Tarawih dan Witir yang bisa jadi rujukan saat Ramadhan.
Adapun jumlah Salat Tarawih sama dengan jumlah Salat Tarawih berjamaah, yaitu maksimal 20 rakaat dan minimal dua rakaat, serta bisa dikerjakan secara jemaah maupun sendirian.
Setelah melaksanakan Salat Tarawih juga dapat membaca doa kamilin.
Niat Salat Tarawih sebagai Imam
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَ
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
"Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/masjid-tuanku-mirzan-zainal-abidin-malaysia.jpg)