Antisipasi Lonjakan Pemudik Lebaran, Gubernur Kepri Minta Armada Kapal Ditambah
Gubernur Kepri Ansar Ahmad meminta adanya penambahan armada kapal bila lonjakan penumpang melebihi kapasitas yang ada saat mudik Lebaran
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad sudah mengambil langkah terkait untuk mengantisipasi adanya lonjakan arus mudik penumpang jelang Lebaran 2022.
Ansar meminta adanya penambahan armada kapal bila lonjakan penumpang melebihi kapasitas yang ada.
"Kapal Jet Star juga akan berlayar untuk melayani rute antar Kepri. Kalau lewat jalur laut kita pasti koordinasi untuk menambah armada bila terjadi kepadatan penumpang," sebutnya, Rabu (13/4/2022).
Ditanyakan, apakah membuat program mudik gratis?
"Kalau program itu belum untuk saat ini," jawabnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kepri, Junaidi menyebutkan, saat ini armada kapal mencukupi untuk melayani rute pelayaran.
"Kita juga beberapa waktu lalu bersama Kemenhub melalui Litbang serta seluruh KSOP di Kepri sudah bahas dalam rapat, ketersediaan kapal cukup," ujar Junaidi.
Hal itu juga dipertegas oleh pihak agen kapal Oceana yang ikut dalam rapat tersebut.
Baca juga: Pelni Kerahkan KM Dorolonda Angkut Penumpang Dari Batam, Antisipasi Lonjakan Pemudik
Baca juga: Bisa Mudik Lebaran 2022 jika Belum Vaksin Booster, Ini Aturan yang Harus Dilalui Pemudik
"Pihak agen Oceana pun siap juga kalau terjadi kepadatan penumpang, mengeluarkan armadanya lagi," sebutnya menegaskan.
Tidak hanya pihak kapal, terhadap ketersediaan bahan bakar minyak kapal, dari pihak Pertamina juga menyampaikan kesiapannya.
"Untuk kapal Roro Tanjunguban-Punggur yang rutin berlayar juga ada cadangan kapal satu lagi bila lonjakan terjadi," ucapnya.
Selain itu, terhadap kesiapan maskapai penerbangan, baik dari Bandara Hang Nadim Batam dan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang juga menyampaikan, pihak maskapai siap menyambut arus mudik.
"Maskapai juga telah siap menampung penumpang," ujarnya.
Ditanyakan, bila kapal telah penuh penumpang, namun jadwal pelayaran masih tersisa setengah sampai satu jam lagi?
"Kalau itu juga sudah kita sampaikan. Kalau sudah sesuai kapasitas langsung jalan, jadi jangan menunggu sampai menumpuk," jawabnya.
Ia pun menegaskan terhadap standar keselamatan penumpang, tidak dibenarkan agen kapal menampung sampai melebihi batas kapasitas.
"Keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama. Kita juga pasti akan melakukan pengecekan kapal dan ABK nanti bersama instansi terkait," ucapnya. (Tribunbatam.id/endrakaputra)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1304Gubernur-Kepri-Ansar-Ahmad.jpg)