Minggu, 3 Mei 2026

BATAM TERKINI

AKSINYA Viral, Begini Pengakuan NZ, Pria Pembawa Parang dan Ancam Pengurus Masjid Al-Mu'minin Batam

Pengakuan NZ, pria pembawa parang ke Masjid Al Mu'minin Tanjung Uma Batam karena kesal dan merasa terganggu dengan suara toa dan sempat viral.

Tayang:
Penulis: ronnye lodo laleng |
TRIBUNBATAM.id/Ronnye Lodo Laleng
Pengakuan NZ, pria pembawa parang ke Masjid Al Mu'minin Tanjung Uma Batam karena kesal dan merasa terganggu dengan suara toa dan sempat viral. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Aksi nekat NZ,  yang membawa parang ke Masjid Al Mu'minin Tanjung Uma Batam karena kesal dan merasa terganggu dengan suara toa sempat menjadi viral.

Dan aksinya itu juga yang akhirnya membuat NZ harus berurusan dengan aparat hukum.

Saat ditemui di Polsel Lubuk Baja, Batam, NZ mengakui semua perbuatannya yang sempat terekam video membawa Senjata Tajam (Sajam) ke masjid Al-Mu'minin RT 02, RW 02, Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam.

"Saya mohon maaf kepada semua umat muslim di Kota Batam dan Indonesia, khususnya warga Tanjung Uma. Saya berjanji tidak akan mengulangi hal yang sama," kata NZ kepada Tribun Batam Kamis (14/4/2022).

Usai mengucapkan hal itu, kedua bola mata NZ berkaca-kaca dan sesekali tersipu malu saat awak media memotret dirinya.

Sesekali NZ memperbaiki masker warna putih yang ia gunakan.

Gerak gerik NZ sedikit kaku yang mana mencerminkan perasaan yang sedikit galau dengan apa yang sudah ia perbuat.

Ia bahkan tidak menyangka, dengan perbuatannya itu, ia sampai viral.

Sementara itu, Ketua RW O2, Kelurahan Tanjung Uma R. Indra Jaya mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian Polsek Lubuk Baja karena sudah menyelesaikan masalah ini dengan baik.

Baca juga: Lelang Jabatan Belum Dibuka, 5 Jabatan Eselon 2 di Pemko Batam Kosong

Baca juga: JADWAL dan Syarat Vaksin Booster di Taman Dang Anom Batam oleh Disbudpar dan Dinkes

"Saya secara pribadi dan warga RW 02 mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Lubuk Baja karena sudah berhasil menyelesaikan persoalan ini dengan cara damai," ujar Indra.

Ia juga mengucapkan kata maaf kepada seluruh umat Islam di Indonesia. Karena sempat geram dengan aksi salah satu warganya itu.

Di tempat yang sama, Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono menceritakan bahwasanya, tujuan NZ membawa sebilah parang hingga ke dalam Masjid yakni hanya untuk menggertak saja.

NZ merasa terganggu dengan suara toa Masjid Al-Mu'minin yang menurutnya suaranya cukup besar sehingga mengganggu NZ sedang istirahat.

Tidak hanya itu, NZ juga memiliki cucu yang masih kecil sehingga sedikit terganggu.

Dengan cara itu, ia bermaksud untuk mengingatkan pengurus Masjid Al-Mu'minin agar mengurangi volume toa Masjid tersebut.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved