TADARUS RAMADAN
Ceramah Ramadan, Ketundukan Totalitas kepada Allah
Dulu ketika orang-orang Madinah sedang bergelimang dengan minuman keras, tiba-tiba datang pengharoman. Hobi yang sudah mendarah daging tiba-tiba disur
Ketundukan Totalitas kepada Allah
H Irwandi Al Busthomy, Lc
==========================
Bulan Ramdan yang sudah kita lalui, mengajarkan kita dan mengingatkan kita akan satu peristiwa.
Dulu ketika orang-orang Madinah sedang bergelimang dengan minuman keras, tiba-tiba datang pengharoman. Hobi yang sudah mendarah daging tiba-tiba disuruh tinggalkan.
Setelah mendapatkan perintah Allah untuk menghentikan minum minuman keras, Umar bin Khatab dan sahabat lain langsung mengatakan hari ini juga akan menghentikannya.
Inilah ketundukan yang tawar-menawar. Luar biasa. Tidak mengenal nego-nego.
Kaum muslimin coba gambarkan dalam kondisi ini. Lagi enak-enak melakukan sesuatu disuruh tinggalkan. Ketundukan. Ini makna ketundukan.
Atau kita lihat contoh yang lain. Ada seseorang yang meneteskan air matanya dalam sholat, atau orang yang begitu menikmati sekali berinfaq dan bersedekah atau sedang menikmati jauh dari harta-harta haram. Bangga mereka bisa menikmati harta halal dari Allah, bangga mereka ketika rumahnya bersih dari harta-harta haram. Ketundukan tanpa batas.
Tentu kita merindukan mendapatkan makna-makna seperti ini. Pertanyaanya kapan kita bisa mendapatkannya?
Ramadan datang mengajarkan hal tersebut. Ramadan melatih kita untuk tunduk totalitas. Darimana kita bisa mendapatkannya? Coba kita lihat di luar Ramadan kita jarang berpuasa, jarang sholat malam.
Tapi di bulan Ramadan dengan mudah kita menjalankan perintah Allah untuk menjalankan puasa. Mudah sekali tanpa harus tawar-menawar.
Di luar Ramadan kita jarang qiyamul lail, di bulan Ramadan kita kerjakan 11 rekaat. Susah atau berat? Ternyata terasa ringan dan mudah dan kita benar-benar menikmati. Ramadan mengajarkan kita ketundukan totalitas.
Ketundukan yang Allah ajarkan di bulan Ramadan bahkan menjadi nikmat bagi kita.
Dari sini bisa kita ambil pelajaran. Yang pertama, konsep ketundukan dalam Islam itu kata Rosulullah “ Apa yang saya perintahkan kerjakan semampu kalian, nggak mampu sholat berdiri kerjakan duduk, nggak mampu duduk bisa berbaring. Tapi apa yang saya larang, jauhi totalitas,”.
Belajar dari ramadan, konsepnya meninggalkan larangan Allah itu totalitas tanpa tanya. Meninggalkan apa yang dilarang Allah itu tanpa tawar-menawar. Dan konsep ketundukan perintah Allah adalah kerjakan semampu kita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/h-irwandi-al-busthomy-lc.jpg)