Breaking News:

BATAM TERKINI

Komisi VIII DPR RI Serahkan Dana Bansos dan BLT Minyak Goreng di Batam

Komisi VIII DPR RI memberikan bantuan sosial (bansos) dan BLT minyak goreng kepada Warga Kota Batam, Selasa (19/4/2022).

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Komisi VIII DPR RI memberikan bantuan sosial (bansos) dan BLT minyak goreng kepada Warga Kota Batam, Selasa (19/4/2022) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Komisi VIII DPR RI memberikan bantuan sosial (bansos) dan BLT minyak goreng kepada Warga Kota Batam, Selasa (19/4/2022).

Penyerahan bantuan ini dilakukan di Panggung Utama Dataran Engku Puteri, Jalan Engku Puteri, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Data DTKS penetapan Kemensos RI untuk Kota Batam 362.826 jiwa (penetapan 4 April 2022) sebanyak 139.868 KK.

Jumlah peneriman BPNT/sembako Kota Batam sebanyak 30.082 KPM. 

Jumlah penerima BPNT/sembako bulan Mei dan penebalan bantuan program sembako (BLT) minyak goreng 28.972 KPM (Data Kemensos). Jumlah penerima PKH Kota Batam tahun 2022 per 3 bulan (4 tahap), Tahap 1 termin 1 sampai dengan 7 sebanyak 21.627 KPM. Tahap 2 Termin 1 sampai 2 sebanyak 18.866 KPM.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, mengaku sebelum reses ini, pihaknya sengaja berkunjung ke Kepri, Kota Batam. Pihaknya juga ingin mendengar aspirasi masyarakat.

Baca juga: KASUS Penimbunan 1,1 Ton Solar di Batam, Polisi Buru Pemberi Kartu Brizzi dan Penampung BBM

Baca juga: BSI Area Kepri Jalin Kerjasama dengan Kemenag Kepri

"Sekarang penerima PKH 10 juta keluarga dengan jumlah Rp 43 triliun hanya dihabiskan untuk tak ada manfaatnya. Belum lagi BLT, belum lagi BPNT," katanya.

Ia menginginkan kedepannya sesuai perubahan struktur Kementerian Sosial mengangkat warga Kota Batam dari garis kemisikinan menjadi sejahtera. Warga keluar dari PKH disambungkan dengan permodalan.

Warga didorong untuk membuka usaha sendiri demi membangkitkan perekonomian keluarga. Sehingga berhenti sebagai penerima bantuan pemerintah.

Misalnya dibantu modal usaha Rp 10 juta.

Dipermudah juga cara pencairannya. Sehingga tidak dipersulit persyaratannya seperti metode di Bank.

"Bantuan hari ini amanah untuk masyarakat," katanya.

Dalam kata sambutannya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan jumlah kasus Covid-19 di Kota Batam hanya 8 orang. Ia juga tidak menutup industri selama pandemi Covid-19 sehingga kegiatan ekonomi tidak mati.

"Ini semua saya lakukan demi kita semua. 4.7 persen pertumbuhan ekonomi kita rasakan hari ini. Target saya sudah diangka 6 persen," kata Rudi.

Upaya yang dilakukan ada beberapa pembangunan yang dilakukan. Seperti pembangunan Bandara Hang Nadim Batam

Dalam kesempatan ini, Rudi meminta kepada DPR RI agar ketentuan tes PCR untuk Wisman dihapuskan. Ia berharap setelah Lebaran tes PCR untuk Wisman ini dihapuskan.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada Komisi VIII setiap tahun sudah membantu Bapak Ibu sekalian," katanya. ( TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)


.

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved