BATAM TERKINI
KABAR GEMBIRA! Kini Masuk Batam dari Singapura Cukup Tes Antigen
Manager Operasional Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, Nika Astaga mengatakan, saat ini Wisman dari Singapura masuk Batam cukup tes antigen.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Manager Operasional Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, Nika Astaga mengatakan, saat ini Wisatawan Mancanegara (Wisman) masuk Batam cukup dengan tes Antigen Negatif.
Atas kebijakan yang baru ini, Nika juga mengaku cukup senang lantaran ketentuan SE no 17 yang sebelumnya keluar masih rancu.
"Dalam addendum yang baru sudah tegas dan jelas, masuk Batam cukup antigen, tak perlu PCR lagi," ujarnya.
Diakuinya selama beberapa hari terakhir jumlah arus penumpang terus bertambah.
Pada Minggu (17/4/2022) lalu jumlah penumpang yang datang lebih dari 2000 penumpang, terdiri dari penumpang yang datang dan berangkat.
"Alhamdulillah penumpang meningkat, karena penumpang meningkat ada penambahan kapal," ujarnya.
Seorang warga Indonesia yang menikah dengan Warga Negara Singapura, Friskilla mengaku saat dirinya ke Batam sudah menggunakan tes antigen.
Bersama suaminya, wanita yang akrab disapa Killa ini mengaku cukup senang bisa kembali ke Kota Batam, Kepulauan Riau.
"Puji Tuhan kami sampai Batam juga. Di Singapura kami hanya antigen trus bawa bukti surat negatif antigennya. Sudah dari 2020 kami tak pulang-pulang. Abis nikah di Batam, saya langsung dibawa suami ke Singapura. Saya belum ada pulang-pulang lagi," papar Killa saat berada di Pelabuhan Batam Center.
Baca juga: CATAT! Perayaan Lebaran 2022 Dilarang Gelar Pawai Takbir dan Open House di Batam
Baca juga: PULUHAN Ribu Orang Mulai Tinggalkan Batam Lewat Bandara Hang Nadim Jelang Lebaran 2022
Tadi malam, sekitar pukul 19.00 Waktu Singapura ia dan suaminya pergi ke salah satu RS di Singapura untuk menjalani tes antigen.
Hari ini ia langsung mengambil kapal pagi menuju Batam.
Ia mengaku, saat pertama dibuka 1 April 2022 lalu, Killa mendengar dari teman-temannya masuk Kota Batam sempat menggunakan tes PCR.
Namun ia mengurung niatnya kembali dalam momen tersebut.
"Mahal banget PCR di sana. Masak pulang ke Batam aja kita harus habiskan jutaan. Yang biasanya hanya ratusan ribu aja. Apalagi saya berdua sama suami saya. Nah begitu baca semalam ada aturan Antigen kami langsung ambil tiket pulang ke Batam. Tapi cuma sampai Minggu saja di Batam karena suami tak lama liburnya," katanya.
Seperti diketahui bukti tanda negatif PCR sebagai salah satu syarat masuk ke Batam melalui Pelabuhan Internasional resmi dihapus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/26102021pelabuhan-batam-center.jpg)