Breaking News:

BERITA CHINA

Laut China Selatan Siaga! Barat 'Panik' Xi Jinping Teken Pakta Keamanan Baru dengan Solomon

Xi Jinping sepertinya makin menancapkan kukunya di kawasan Laut China Selatan dengan perjanjian baru yang dilakukan China dengan Kepulauan Solomon

Daily Express
Kolase foto Presiden China Xi Jinping 

TRIBUNBATAM.id - Kabar baru kembali datang dari negara Xi Jinping, China.

Negeri Panda sepertinya makin menancapkan kukunya di kawasan Laut China Selatan.

Hal itu sejalan dengan perjanjian yang dilakukan China dan Kepulauan Solomon.

Melansir Al Jazeera, Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan, penandatanganan pakta itu dapat meningkatkan destabilisasi di Kepulauan Solomon dan akan menjadi preseden yang mengkhawatirkan untuk wilayah Kepulauan Pasifik yang lebih luas.

"Sifat luas dari perjanjian keamanan membuka pintu bagi pengerahan pasukan militer RRT (Republik Rakyat China) ke Kepulauan Solomon," kata Price.

Pakta keamanan yang baru ditandatangani China-Kepulauan Solomon disebut telah memicu kekhawatiran internasional.

Baca juga: Produsen Mobil Asal China DFSK Mulai PHK Puluhan Karyawannya, Manajemen Buka Suara

Baca juga: Ancaman Mengerikan China ke AS dan Australia, Ikut Campur Urusan Taiwan Berarti Perang: Kiamat!

Banyak yang cemas bahwa pemerintah Presiden Xi Jinping mungkin meningkatkan upaya untuk mendapatkan apa yang disebutnya "hak bersejarah" atas seluruh Laut China Selatan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin mengatakan Barat sengaja membesar-besarkan ketegangan atas pakta tersebut, yang ia gambarkan sebagai pertukaran normal dan kerja sama antara dua negara berdaulat dan merdeka.

Adapun Perdana Menteri Manasseh Sogavare telah berulang kali mengatakan dia tidak bermaksud mengizinkan China membangun pangkalan militer di Kepulauan Solomon.

Namun, menurut draf yang bocor, polisi bersenjata China dapat dikerahkan di sana atas permintaan untuk menjaga "ketertiban sosial".

Melansir Express.co.uk melalui kontan.co.id, pengumuman Shanghai bahwa pihaknya telah menandatangani pakta keamanan yang luas dengan Kepulauan Solomon.

Kepulauan Solomon adalah sebuah negara berpenduduk sekitar 700.000, yang dipimpin Perdana Menteri pro China, Manasseh Sogavare.

Baca juga: China Memang Beda, Kembangkan Senjata Super Seram Bisa Lumpuhkan dan Kendalikan Musuh, AS Marah!

Baca juga: Pernah Dikirim Ancam China! Kapal Selam Nuklir Mengerikan Milik AS Ini Bawa Ratusan Rudal Jelajah

Penandatanganan pakta keamanan dengan Kepulauan Solomon, datang beberapa jam setelah Washington mengatakan pihaknya mengirim pejabat ke negara Pasifik.

Hal itu dilakukan di tengah kekhawatiran pemerintahan Xi Jinping bisa membangun pijakan militer di sana.

Halaman
12
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved