Selasa, 14 April 2026

Menteri Perhubungan Minta Pemudik Berangkat Lebih Awal Agar Tidak Terjadi Penumpukan Kendaraan

Budi pun mengimbau masyarakat yang ingin mudik untuk segera pulang kampung pada tanggal 23-27 April 2022. Pasalnya pada tanggal 28-30 April 2022.

Editor: Eko Setiawan
Ist
Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Raharja Rivan Purwantono mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Firman Santhyabudi. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Volume arus lalulintas saat mudik sudah mulai padat, dari data yang didapat, tran kelonjakan mudik sudah ada kenaikan.

Maka dari itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, mengimbau pemudik untuk bisa mudik lebih awal.

Hal itu dilakukan demi menghindari penumpukan kendaraan di jalur mudik saat mendekati hari H Idul Fitri.

“Dari hasil simulasi sudah menunjukkan angka VC ratio (perbandingan volume kendaraan dengan kapasitas jalan) sudah tinggi atau mendekati macet," kata Budi dilansir Kompas.com, Minggu (24/4/2022).

Imbau Warga Hindari Puncak Arus Mudik

Budi pun mengimbau masyarakat yang ingin mudik untuk segera pulang kampung pada tanggal 23-27 April 2022.

Pasalnya pada tanggal 28-30 April 2022, diperkirakan akan terjadi puncak arus mudik.

Sementara itu untuk tahun ini pemerintah telah memprediksi total pemudik akan mencapai 85,5 juta orang.

"Maka, imbauan untuk melakukan mudik hari ini, besok, dan lusa (23-27 April 2022), harapannya bisa dilakukan,” imbuh Budi.

Di tahun ini, Jawa Tengah dan Jawa Timur masih menjadi tujuan utama para pemudik.

Untuk Jawa Barat, diperkirakan akan kedatangan 14,7 juta orang atau sebesar 17 persen dari total pemudik tahun ini.

Budi menambahkan, sejumlah titik di Jawa Barat yang harus diwaspadai pemudik di antaranya ada Karawang, Subang, Indramayu, serta Cirebon.

Selain itu ada juga kawasan Puncak, Bogor yang disebut menjadi titik krusial untuk ditangani.

Baca juga: Tinjau Bandara Soekarno-Hatta, Menhub: Banyak Masyarakat Yang Mudik Lebih Awal

Meski demikian, Budi mengaku pihaknya telah melakukan antisipasi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved