China Nomor Satu, Berikut 12 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia
Penambangan emas adalah bisnis menggiurkan yang beroperasi di banyak negara. Tingginya nilai emas membuat penambangan juga dilakukan dengan ilegal
TRIBUNBATAM.id - Penambangan emas adalah bisnis menggiurkan yang beroperasi di banyak negara.
Tingginya nilai emas dunia membuat penambangan emas tidak hanya dilakukan legal tetapi ilegal/tak berizin.
Emas kerap dianggap sebagai instrumen yang bisa melindungi nilai kekayaan seseorang dari penurunan nilai uang.
Maka logam mulia ini juga terkenal dengan sebutan save haven atau tempat yang aman.
Dilansir dari World Gold Council (WGC) dan Forbes per Juni 2021, berikut 12 negara penghasil emas terbesar dunia per Juni 2021.
1. China – 368,3 ton
China telah lama menjadi negara penghasil emas terbesar di dunia.
Negara ini menyumbang emas sekitar 11 persen dari total produksi secara global.
Meski mengalami penurunan dari 383 ton menjadi 368 ton dari tahun lalu, posisinya di peringkat pertama belum terkalahkan selama empat tahun berturut-turut, dikutip dari Forbes.
Baca juga: Terkoreksi Tipis, Harga Emas Antam Turun Rp 2.000 pada Sabtu (14/5/2022). Cek Rincian Lengkapnya
Baca juga: Cara Beli Emas Batangan via Aplikasi Pegadaian Digital, Bisa Dicicil Sesuai Kemampuan
Turunnya jumlah penghasilan emas di China disebabkan oleh kebijakan terkait lingkungan yang lebih ketat dari pemerintah.
2. Rusia – 331,1 ton
Di posisi kedua, negara penghasil emas terbesar di dunia adalah Rusia.
Sebagian emas di Eropa disebut berasal dari Rusia yang terus meningkatkan produksinya sejak 2010 lalu.
Pada 2019, Rusia melampaui Australia sebagai penghasil terbesar emas kedua di dunia.
Pembeli emas terbesar di negara ini adalah pemerintah, yang diketahui membeli sekitar dua pertiga dari seluruh emas yang dihasilkan secara lokal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/tambang-emas_20180912_143920.jpg)