3 Mahasiswa Jalani Perawatan Serius Buntut Serangan OTK, Sekretariat Mapala Hancur
3 mahasiswa menjalani perawatan serius di rumah sakit setelah mendapat luka tusuk saat sejumlah orang tak dikenal (OTK) menyerang mereka.
TRIBUNBATAM.id - Sejumlah orang tak dikenal (OTK) menyerang Sekretariat Mapala Kampus Bina Darma Palembang.
Tidak hanya kondisi sekretariat yang rusak parah.
Tiga mahasiswa kini menjalani perawatan serius di Rumah Sakit Muhammadiyah akibat luka tusuk.
Penyerangan sekretariat mahasiswa pecinta alam tersebut terjadi Kamis (19/5/2022) sekira pukul 22.00 WIB.
Ketika itu, korban Rahmat Hidayat Yamlean (19) sedang berada di Sekretariat Mapala Bidar.
Tiba-tiba datang sekumpulan orang yang langsung melakukan penyerangan dengan menggunakan batu melempari sekretariat Mapala.
Tak hanya itu, korban bersama kedua rekannya juga mengalami penganiayaan, sehingga mengalami luka tusuk dan dilarikan ke rumah sakit.
Ketika ditemui di kampus Bina Darma di lokasi kejadian, Deri Ketua Mapala Bina Darma mengatakan, kronologi kejadian ini berawal saat sekelompok anak-anak dan remaja bermain bola kaki di lapangan depan Sekretariat tepatnya di lapangan basket.
Baca juga: Pembunuhan Sadis, Prajurit TNI Bersama Istrinya Dihabisi OTK, Anak Korban Disiksa Hingga Tewas
Baca juga: Ketua Umum DPP KNPI Kena Keroyok OTK, Kesaksian Tukang Parkir Ungkap Kronologisnya
Lalu, datanglah dua orang yang tidak dikenal duduk di kursi di depan Sekretariat Mapala.
Lalu tiba tiba salah anak anak yang main bola tersebut kehilangan satu unit HP.
Hal ini membuat keributan terjadi.
"Sedangkan dua orang OTD itu, saat terjadi hilang hp sudah tidak ada di lokasi terjadilah selisih paham antar mahasiswa dan anak anak yang main bola," katanya seperti diberitakan Sripoku.com.
Merasa handphonenya sudah hilang di Sekretariat Mapala kampus Bina Darma, anak anak remaja tersebut kembali masuk ke dalam sekretariat Mapala, kemudian merusak pintu dan mengobrak-abrik seisi sekretariat.
Sedangkan, ketiga rekannya yang mendapat kabar bahwa sekretariat dibobol dan dirusak mendatangi lokasi.
"Kawan kami Perdana, Mufli, dan Rahmat mengecek sekretariat karena dapat info tempat kami ini dibobol. Ketika sampai, mereka melihat semua barang di dalam sudah berantakan dan pintu terbuka padahal sudah dikunci, " ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Mahasiswa-kena-serang-Orang-Tak-Dikenal.jpg)