Breaking News:

ANAMBAS TERKINI

Stok Telur Ayam di Pasar Inpres Tarempa Anambas Kosong Gegara Kapal Telat Datang

Seorang pedagang Kia sebut, kekosongan stok telur ayam di Pasar Inpres Tarempa lantaran kapal angkut dari Tanjungpinang telat datang

tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
Warung sembako di Pasar Inpres Tarempa Anambas 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Komoditas telur ayam di Pasar Inpres Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas per hari ini mengalami kekosongan.

Pantauan Tribunbatam.id, komoditas yang masuk dalam 9 bahan pokok itu tampak tak lagi terpajang di sejumlah warung sembako milik pedagang.

Seorang pedagang di lokasi, Kia mengungkapkan, penyebab kosongnya pasokan telur ayam di warung - warung Pasar Inpres lantaran keterlambatan distribusi dari kapal angkutan laut.

"Telur ayam kosong sudah sejak kemarin, bukan karena cuaca atau stoknya tidak ada. Tapi, kapal yang biasa angkut baru berangkat ke Tanjungpinang," ujarnya, Selasa (24/5/2022).

Kia mengatakan, kekosongan pasokan telur diprediksi akan terjadi hingga 4 hari ke depan.

"Kan ini baru saja selesai lebaran, mungkin saja petugas kapalnya baru bisa jalan untuk angkut. Biasa kalau sampainya hari ini, barang dimuat dulu dan sampai di Tarempa bisa hari Sabtu lah," terangnya.

Disinggung apakah nantinya telur ayam akan mengalami kenaikan harga seperti yang terjadi di beberapa daerah Kepri, Kia mengaku tidak mengetahui persis karena nota harga belum diterimanya dari agen.

"Kita belum tahu lah bang, kalau harga terakhir yang kita jual Rp 50 ribu per papan. Tapi kemungkinan bisa jadi naik lah nanti, kan biasanya kalau jelang hari besar seperti Idul Adha atau Idul Fitri di saat stok barang terbatas dan permintaan tinggi, harga barang bisa naik gitu," tutur Kia.

Baca juga: Setelah Lebaran, Harga Minyak Goreng dan Telur Ayam di Batam Masih Tinggi

Baca juga: Pedagang Kewalahan Jawab Pertanyaan Warga, Sudah 2 Hari Telur Ayam Kosong di Anambas

Selain memesan pasokan telur ayam dari Tanjungpinang, ia juga memesan dari peternak ayam yang ada di Temburun, Anambas meski dengan stok yang terbatas.

"Di Anambas ini ada juga peternak telur ayam, tapi itulah hasil panen telurnya masih sedikit dan jelas tidak bisa mencukupi kebutuhan konsumen di Anambas. Kalau ibarat saya bilang, ayamnya baru belajar bertelur," ujarnya.

Sementara itu, pasca Lebaran 2022, harga komoditas sejumlah bahan pokok lainnya di Pasar Inpres Tarempa masih relatif stabil.

"Kalau yang lain seperti minyak goreng kemasan harganya masih seperti sebelumnya Rp 25 ribu per liter dan stoknya pun banyak. Kalau gula pasir juga sama stabil di harga Rp 14 ribu per Kg," ucapnya. (Tribunbatam.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved