Breaking News:

Orang Kaya Jangan Mimpi Beli Murah Pertalite Lagi! Aplikasi MyPertamina Filter Konsumen BBM Subsidi

Pertalite menjadi jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) yang membuat produksi dan penyaluran diawasi pemerintah serta dapat disubsidi melalui kompensasi

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Ilustrasi - Orang Kaya Jangan Mimpi Beli Murah Pertalite Lagi! Aplikasi MyPertamina Filter Konsumen BBM Subsidi 

TRIBUNBATAM.id - Masyarakat tak bisa lagi dengan bebas membeli bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite.

Sebab, Pertalite telah menjadi jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP), yang membuat produksi dan penyaluran diawasi pemerintah, serta dapat disubsidi melalui pemberian kompensasi kepada Pertamina.

Selain itu, pemerintah sedang menyiapkan aplikasi khusus bernaa MyPertamina bagi konsumen yang ingin membeli BBM jenis ini.

Dengan kata lain, tak semua orang bisa lagi membeli Peralite karena wajib menggunakan aplikasi MyPertamina, yang di dalamnya tertera identitas diri yang menampilkan katogori kemampuan ekonomi seseorang.

Sebagai informasi, Pertamina telah memastikan bahwa harga pertalite, solar bersubsidi, dan elipiji 3 kilogram tidak naik.

Ini dilakukan setelah Pertamina menerima tambahan subsidi dari pemerintah menjadi Rp 401,8 triliun pada 2022.

Sebelumnya, belanja subsidi BBM dan elpiji hanya dianggarkan Rp 77,5 triliun dan kompensasi BBM Rp 18,5 triliun pada 2022.

Baca juga: Pemerintah Susun Aturan, Mobil Mewah Bakal Dilarang Beli BBM Pertalite

Baca juga: Pertamina Jawab Rencana Naiknya Harga Pertalite, 3 Menteri Jokowi Sebelumnya Beri Sinyal

Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T Pertamina Irto Ginting mengungkapkan, juknis pembelian BBM diharapkan dapat terbit di tahun ini.

"Masih dalam proses finalisasi revisi Perpres 191 (tahun 2014)," ungkap Irto kepada Kontan, Jumat (3/6/2022).

Adapun aturan tersebut memuat tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM.

Menurut Irto, nantinya sebelum pembelian dengan MyPertamina diterapkan, akan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat.

Hal ini mengingat masih banyak masyarakat Indonesia yang memang belum memiliki ponsel memadai yang bisa mengakses MyPertamina.

"Tentunya akan ada proses sosialisasinya," imbuh dia.

Mengisi Data Diri

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved