BATAM TERKINI
Harga Pupuk di Batam Naik 100 Persen, Begini Curhatan Petani Sayur di Tembesi
Petani Sayur di Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung Kota Batam, Provinsi Kepri mengeluhkan harga pupuk tanaman yang naik hingga 100 persen.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Petani Sayur di Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung Kota Batam, Provinsi Kepri mengeluhkan harga pupuk tanaman yang naik hingga 100 persen dari biasanya.
Tingginya harga pupuk tersebut membuat petani sayuran yang ada di Kelurahan Tembesi Sagulung, banyak yang enggan mengelola lahan mereka setelah habis panen.
Kenaikan harga pupuk tersebut diketahui terjadi tiga bulan terakhir, dan paling tinggi kenaikan pupuk tersebut terjadi satu bulan terakhir.
"Naiknya tidak tanggung-tanggung, mencapai 100 persen. Contoh biasanya Pupuk NPK Mutiara Rp 575.000 per 50 kilogram. Sekarang harganya sudah sampai Rp 800 ribu,"kqta Ketua Gapoktan Tembesi, Yusuf, Selasa (7/6/2022).
Dia mengatakan, untuk petani di Tembesi, biasanya menggunakan tiga jenis Pupuk yakni Pupuk SP-3, Pupuk ZA, Pupuk NPK Mutiara.
"Tambahannya biasanya sebelum lahan ditanami, kita menggunakan kompos," kata Yusuf.
Saat ini kata Yusuf, harga tiga jenis pupuk yang biasa digunakan petani di Kelurahan Tembesi, naik hampir 100 persen.
Hal itu membuat para petani tidak sanggup untuk mengolah kembali lahan mereka.
"Yang jelas untuk petani di Batam ini, memang 100 persen harus mengandalkan pupuk. Karena tanah di Batam ini, tanah tandus," terangnya.
Jika tidak ada pupuk kata Yusuf percuma petani menggarap lahan, karena sulit untuk mendapatkan hasil.
Baca juga: SKK Migas Datangi Sejumlah Pabrik di Batam, Cek Produk Lokal yang Bisa Diajak Kerjasama
Baca juga: Kini Daftar Layanan Puskemas di Batam Pakai Sistem Online, Begini Caranya
Untuk Kelurahan Tembesi Sendiri kata Yusuf, ada sebanyak tujuh kelompok tani, yang bernaung di bawah Gapoktan yang dipimpinnya.
Sementara satu kelompok tani paling sedikit beranggotakan 20 petani.
"Saya sendiri di kelompok tani yang anggotanya 47 anggota, bahkan ada juga kelompok tani yang beranggotakan sampai 90 orang,"kata Yusuf.
Untuk para petani di Tembesi, diketahui ikut menyumbang kebutuhan beberapa jenis sayuran di Kota Batam, mulai sayur bayam, sayur kangkung, sawi, ubi dan jagung.
Dari tujuh kelompok tani yang ada di kelurahan Tembesi, perharinya bisa menyumbang di bawah 15 ton sayuran per harinya untuk kota Batam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/07062022perkebunanan-sayuran-di-Tembesi.jpg)