Breaking News:

BINTAN BANGKIT

Plh Sekda Bintan Sambut Kunjungan Tim Wasev Mabes TNI Pantau Proses TMMD di Sei Lekop

Plh Sekda Bintan Kartini sebut, TMMD bukan hanya tanggungjawab TNI. Sinergi antara Pemkab Bintan, TNI dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam hal ini

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Plh Sekda Bintan, Kartini memberikan kata sambutan saat menyambut kedatangan Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI, Brigjen Deddy Kusbandi beserta rombongan di Kantor Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Kartini menyambut kedatangan Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI, Brigjen Deddy Kusbandi beserta rombongan di Kantor Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Selasa (7/6/2022).

Kedatangan Tim Wasev tersebut dalam rangka meninjau pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-113 Tahun 2022 di Kelurahan Sei Lekop.

Dalam sambutannya, Kartini memberikan apresiasi dan berterimakasih atas kegiatan yang dilakukan jajaran TNI yang telah berkontribusi dalam pembangunan di Bintan.

"TMMD bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI, namun juga tanggung jawab semua. Sinergi antara Pemkab Bintan, TNI dan masyarakat sangat dibutuhkan. Karena Pemda sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak dalam peningkatan pembangunan," ujarnya.

Kartini menuturkan, bahwa operasi bhakti TNI dilaksanakan dalam berbagai wujud.

Salah satunya melalui program TMMD. Kegiatan ini merupakan bhakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu serta lintas sektoral antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bintan.

"Hal ini sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah dan merupakan perwujudan komitmen moral TNI, serta pemerintah daerah kepada masyarakat yang bertujuan secara umum guna meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat," terangnya.

Kartini menambahkan, kegiatan karya bhakti TNI juga telah membangun pekerjaan konstruksi berupa semenisasi jalan sepanjang 825 meter senilai Rp 1.000.000.000,- (satu miliar rupiah) dan secara rutin dilaksanakan setiap tahun karena dirasa banyak manfaatnya oleh masyarakat.

Baca juga: Kembali Bangkit, Bintan Siap Promosikan Destinasi Desa Wisata

Baca juga: Waspada PMK, Bintan Siapkan Lokasi Karantina untuk Hewan Kurban dari Luar Kepri

"Di samping itu, program ini merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat yang tersinergi dengan program-program pemerintah, baik pusat maupun daerah. Terutama dalam pembangunan berbagai infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat," tutupnya. (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved