Wisatawan Mancanegara Mulai Banyak Masuk Batam
Akhirnya Singapura dan Malaysia resmi membuka pintu perbatasan mereka April 2022. Hal ini njadi berita baik bagi para pelaku perjalanan lintas negara.
Penulis: Renhard Patrecia Sibagariang |
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Seiring dengan kondisi pandemi Covid-19 dunia yang semakin membaik membuat banyak negara akhirnya membuka kembali pintu masuk ke negara mereka.
Hal ini tentu menjadi berita baik bagi para pelaku perjalanan lintas negara di seluruh dunia yang memang sudah lama menanti untuk dapat kembali melakoni hobi mereka tersebut.
Batam yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Singapura dan Malaysia, sejak awal tahun 2022 sudah mulai mempersiapkan diri untuk kembali mengakomodir antusiasme ini, hingga akhirnya Singapura dan Malaysia resmi membuka kembali pintu perbatasan mereka pada April 2022.
Singapura mengawali pembukaan kembali pintu perbatasan mereka ke pulau Batam dengan dipusatkan melalui Pelabuhan Tanah Merah, sedangkan Malaysia melalui pelabuhan Setulang Laut, Pasir Gudang, dan Tanjung Pengelih.
Pembukaan kembali pintu perbatasan kedua negara ini disambut baik dengan pengoperasian beberapa pelabuhan internasional di Kota Batam, salah satunya adalah Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre.
Diketahui sejak dibukanya kembali pintu perbatasan Singapura dan Malaysia pada awal April 2022, jumlah penumpang yang ke luar dan yang masuk baik Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) khususnya melalui Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre semakin meningkat setiap harinya.
Diketahui bahwa setidaknya pada bulan April terdapat sekitar 16.000 WNI yang berangkat dan sekitar 3000 WNA yang masuk, dan angka tersebut beningkat cukup signifikan pada bulan Mei dengan sekitar 35.000 WNI yang berangkat dan sekitar 12.500 WNA yang masuk.
Data ini berdasarkan angka Capaian Kinerja Bulanan Tempat Pemeriksaan Imigrasi pada Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre.
Terwujudnya lalu lintas masuk dan keluarnya pelaku perjalanan lintas negara ini tentu saja merupakan peran langsung Imigrasi Batam yang menjalankan fungsi Keimigrasian khususnya di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre.
Tempat Pemeriksaan Imigrasi yang berada di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre berada di bawah naungan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam yang menjadi salah satu unsur yang mewujudkan kondusifnya lalu lintas masuk dan keluarnya pelaku perjalanan lintas negara dari dan ke pulau Batam ini.
Memasuki semester kedua tahun 2022, antusiasme pelaku perjalanan lintas negara semakin meningkat, khusunya dari dan yang akan menuju ke pulau Batam.
Singapura yang tadinya hanya membuka satu pelabuhan saja, direncanakan pada tanggal 15 Juni mendatang akan membuka kembali satu pelabuhan mereka, yakni pelabuhan Ferry Internasional HarbourFront, dengan jumlah total masing-masing 26 trip kedatangan dan keberangkatan.
Menanggapi hal ini Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam selalu bersiap diri, dengan jumlah personil petugas Imigrasi hingga sistem dan juga sarana prasarana penunjang yang memadai.
Hal ini dilakukan untuk menjamin pelaksanaan fungsi Keimigrasian berupa Pemeriksaan Keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre dapat tetap terlaksana dengan baik dan terkendali.
Untuk saat ini saja diketahui bahwa tiap harinya Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre sudah menangani Pemeriksaan Keimigrasian untuk penumpang dari setidaknya 11 trip kedatangan dan 11 trip keberangkatan kapal Ferry dari Singapura dan Malaysia dengan jumlah penumpang tiap kapalnya bisa sampai berjumlah 300 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/imigrasi-008.jpg)