Sabtu, 2 Mei 2026

Dinkes Belum Temukan Kasus Omicron BA.4 dan BA.5 di Batam, Pasien Covid-19 Sisa Dua Orang

Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi memastikan sebaran virus Omicron BA.4 dan BA.5 di Batam belum ditemukan di Batam

Tayang:
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Hening Sekar Utami
Kepala Dinas Kesehatan/ Kadinkes Batam, Didi Kusmarjadi 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam memastikan hingga kini belum ditemukan sebaran virus Omicron BA.4 dan BA.5 di Batam.

Kendati demikian, Dinkes Batam tetap melakukan antisipasi dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

"Untuk langkah antisipasi sama saja dengan sebelum-sebelumnya. Tetap prokes yang utama, karena ini kan virus Covid-19, jadi sama," ujar Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi, Minggu (19/6/2022).

Didi menyebutkan, kasus harian yang dikirim ke Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam saat ini jumlahnya sedikit.

Sepanjang dua hari terakhir saja tidak ada sampel yang dikirim karena tidak ada penambahan kasus.

"Dua hari ini tak ada penambahan kasus. Terakhir Jumat (17/6/2022) kemarin ada satu kasus," bebernya.

Berdasarkan data sebaran Covid-19 Batam, peningkatan kasus cenderung masih rendah.

Dalam 24 jam terakhir, tercatat ada satu orang pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Kembali Naik, Tambah 1.242 Kasus Baru, Jakarta Terbanyak

Baca juga: Hasil PCR Negatif Covid-19, 19 Calhaj Lingga Diberangkatkan ke Tanah Suci Hari Ini

Selain itu tidak ada pasien baru atau pun pasien meninggal karena covid-19.

Adapun kasus aktif covid-19 di Batam saat ini tersisa dua orang.

Mereka masing-masing warga Baloi Permai dan Tiban Baru yang saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Untuk total kasus Covid-19 hingga Minggu, Dinkes mencatat terdapat 30.981 kasus.

Dari jumlah itu, 30.062 sembuh atau selesai menjalani perawatan dan 917 lainnya dinyatakan meninggal.

"Masyarakat diminta tetap waspada meski kasus covid-19 di Batam cenderung landai," ujar Didi.

Diketahui virus Omicron BA.4 dan BA.5 telah masuk ke Indonesia. Kementerian Kesehatan menyebutkan, kedua jenis subvarian virus ini memiliki tingkat rendah pada pasien yang terkonfirmasi positif.

Melansir situs resmi Kementerian Kesehatan, Sabtu (11/6/2022), dijelaskan bahwa subvarian baru BA.4 dan BA.5 pertama kali dilaporkan terdeteksi di Indonesia pada 6 Juni 2022.

Terdapat empat kasus, terdiri dari satu orang positif BA.4 yang merupakan seorang WNI dengan kondisi klinis tidak bergejala, serta sudah divaksin dua kali.

Pasien Rawat Sisa Dua Orang

Pasien Covid-19 di Batam masih tersisa dua orang, pada Minggu (19/6/2022).

Dua pasien tersebut berasal dari Kelurahan Baloi Permai, Batam Kota dan Kelurahan Tiban Baru, Sekupang. Saat ini, keduanya tengah menjalani isolasi mandiri.

Sampai dengan hari ini, selama bulan Juni 2022, hanya terdapat enam temuan kasus Covid-19 dari 12 kecamatan di Batam.

Angka ini masih lebih rendah dibandingkan temuan bulan Mei lalu yang mencapai 11 kasus.

"Totalnya, kasus positif Covid-19 mencapai 30.981 orang, 30.062 telah selesai isolasi, 917 orang meninggal, dan dua orang masih dirawat," ujar Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmardadi.

Kendati temuan kasus Covid-19 semakin berkurang, upaya tracing, testing dan treatment (3T) masih berkapasitas respon memadai. Sedangkan, capaian vaksinasi dosis satu juga melebihi seratus persen.

Hingga 18 Juni 2022, capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun dosis satu mencapai 90,02 persen dan dosis dua mencapai 74,57 persen.

Sementara itu, vaksinasi dosis tiga (booster) baru mencapai separuh, yakni 53,85 persen. (TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing/Hening Sekar Utami)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved