Kamis, 4 Juni 2026

Presiden Jokowi Soroti Kinerja Bulog Selain Pertamina dan PLN

Presiden Jokowi menyoroti kinerja Bulog selain Pertamina dan PLN. Bulog dianggap mampu menyerap banyak beras petani namun kesulitan untuk menjualnya.

Tayang:
TribunBatam.id via KOMPAS/PRIYOMBODO
Foto ilustrasi beras Bulog. Presiden Jokowi dalam sidang kabinet Senin (20/6) menyoroti kinerja Bulog yang mampu menyerap beras dari petani, namun kesulitan untuk menjualnya. 

Jokowi melihat belum ada upaya efisiensi yang dilakukan dua instansi ini meski menggunakan subsidi dari pemerintah.

Dalam kesempatan berbeda, Presiden Jokowi sebelumnya juga 'menyentil' sejumlah BUMN yang hanya bertumpu pada anggaran APBN tanpa berani mengambil langkah untuk bisa maju dan mandiri.

Saking geramnya, Presiden Jokowi menyebut untuk menutup BUMN yang tidak menunjukkan performa.

Serta hanya dibantu dan mengandalkan Penyertaan Modal Negara (PMN).

Menurutnya, sejumlah BUMN dianggap terlalu sering mendapat proteksi hanya untuk menyelamatkan kondisi perseroan.

Kondisi ini menurutnya tidak hanya mengurangi nilai-nilai profesionalisme.

Tapi juga menghilangkan 'taring' BUMN.

"Ada subsidi dari Menkeu tanpa ada usaha efisiensi di PLN, di Pertamina. Ini yang dilihat kok enak banget. Mana yang bisa diefisiensikan, mana yang bisa dihemat, kemudian mana kebocoran-kebocoran yang bisa dicegah. Semuanya harus dilakukan di posisi-posisi seperti ini," tegas Presiden Jokowi saat membuka sidang kabinet terbatas di Kantor Presiden pada Senin (20/6/2022).

Baca juga: BUMN Enggan Jadi Sponsor Formula E, Menteri Erick Thohir Enggan Berikan Komentar

Baca juga: Usai UU Cipta Kerja Digesa, Kini Jokowi Minta Menaker Gesa Perumusan Peraturan Pemerintah

Presiden Jokowi kemudian meminta kepada kementerian, lembaga serta BUMN melakukan efisiensi belanja sebanyak-banyaknya.

Tujuannya agar pemerintah memiliki kelonggaran fiskal yang luas.

Sebab, kata Jokowi, pemerintah hingga saat ini masih berkomitmen terus memberikan subsidi kepada masyarakat.

"Meski beban fiskal negara saat ini berat, pemerintah sudah berkomitmen untuk terus memberikan subsidi kepada masyarakat. Baik yang berkaitan dengan BBM, terutama solar, yang berkaitan dengan gas dan listrik. Ini yang terus kita jaga," tambahnya.(TribunBatam.id) (Tribunnews.com/Taufik Ismail)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved