Breaking News:

Mantan Kepala Barenlitbang Kepri Naharuddin Dikukuhkan sebagai Widyaiswara Ahli Utama

Pemprov Kepri dapat tambahan Widyaiswara Ahli Utama. Mantan Kepala Barenlitbang Kepri Naharuddin, dikukuhkan bersama 9 orang di Jakarta pekan lalu

ist
Pemprov Kepulauan Riau mendapat tambahan Widyaiswara Ahli Utama pada pengukuhan dan pelantikan di Jakarta pekan lalu. Itu dengan dikukuhkannya mantan Kepala Barenlitbang Kepri Naharuddin 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mendapat tambahan Widyaiswara Ahli Utama.

Hal ini setelah Drs Naharuddin MTP dilantik dan dikukuhkan sebagai Widyaiswara Ahli Utama di Lembaga Administasi Negara (LAN), Jakarta pekan lalu.

Pengukuhan dan pelantikan ini menjadikan Kepri sudah memiliki dua Widyaiswara Ahli Utama.

"Alhamdulillah, kami diamanahkan jabatan puncak fungsional bagi karier ASN. Semoga kehadiran kami sebagai WI Ahli Utama dapat meningkatkan, keterampilan, pengetahuan para pejabat di lingkungan Pemprov maupun kabupaten/kotanya melalui kegiatan diklat," kata Nahar, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Ada sepuluh orang dari seluruh Indonesia yang dilantik dan dikukuhkan sebagai Widyaiswara Ahli Utama. Naharuddin satu-satunya dari Kepulauan Riau (Kepri).

Hadir langsung pada pengukuhan itu Kepala LAN RI, Dr Adi Suryanto, MA. Dari Kepri tampak hadir Sekdaprov Adi Prihantara. Hadir juga Kepala Bapenda Kepri Reni Yusneli, Plt Kepala Kesbangpol Kepri Lamidi, Sekretaris BKPSDM Hasyim Asyari.

Sebelum dilantik dan dikukuhkan, mantan Kepala Barenlitbang Provinsi Kepri ini harus menyampaikan orasi ilmiah di depan lima anggota majelis.

Naharuddin membawa karya ilmiah dengan judul Evaluasi Perencanaan Pembangunan Wilayah Kepulauan Riau Tahun 2019.

Dalam karya ilmiah tersebut, salah satu saran yang disampaikan Naharuddin kepada pemerintah pusat adalah agar dalam proses perencanaan pembangunan untuk daerah yang memiliki karakteristik kepulauan tidak hanya menggunakan pendekatan perencanaan berbasis daratan (continental approach).

Tetapi juga menggunakan pendekatan karakteristik kepulauan (ocean approach). Karena itu pemerintah pusat disarankan untuk dapat menerbitkan regulasi yang mengatur perencanaan pembangunan daerah berkarakteristik kepulauan.

Pelantikan Naharuddin menjadikan Kepri memiliki dua Widyaiswara Ahli Utama. Sebelumnya, ada nama Raja Ariza yang dikukuhkan sebagai Widyaiswara Ahli Utama.

Dalam beberapa waktu ke depan, akan ada tambahan lagi untuk Widyaiswara Ahli Utama, yaitu Tejtjep Yudiana, Syamsuardi dan Lamidi.

Menurut Naharuddin, tugas utama Widyaiswara Ahli Utama adalah sebagai tenaga pengajar pada Diklat yang dilakukan di Pemprov Kepri. Termasuk di kabupaten/kotanya. Bahkan bisa mengajar di luar Kepulauan Riau sesuai dengan kompetensi yang dimiliki Widyaiswara Ahli Utama.

Nahar sendiri memiliki kompetensi pada bidang Manajemen Perencanaan, Manajemen Anggaran dan Manajemen Berakhlak. (*)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved