Besi Penutup Drainase di Jalur Pedestrian Kantor Pemerintahan Batam Digondol Maling
Kepala Dinas Bina Marga dan SDA Batam, Yumasrnur sebut, penutup drainase di jalur pedestrian kantor pemerintahan Batam itu hilang dicuri orang
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) Batam, Yumasnur mengatakan penutup drainase yang terbuat dari besi di jalur pedestrian Jalan Engku Puteri Batam Center, Kota Batam, Kepulauan Riau hilang.
Penutup drainase tersebut tidak ada bukan karena adanya perbaikan, tetapi dicuri orang.
"Dicuri orang. Sudah kami cek ternyata ada beberapa yang hilang," kata Yumasnur, Selasa (28/6/2022).
Lantaran berada di jalan protokol, ia akan mengecek melalui CCTv yang ada di Kantor Wali Kota Batam.
Yumasnur berharap kejadian ini tidak terjadi lagi, sebab bisa merugikan pengguna jalan.
"Saya belum cek kalau CCTv. Tapi kalau memang ada semoga bisa jadi bukti ke pihak kepolisian," ujarnya.
Adapun enam tutup aliran air yang hilang terletak di area perkantoran pemerintahan Kota Batam. Di antaranya Kantor DPRD Batam, Kantor Wali Kota Batam, Imigrasi Batam dan Kantor Kejaksaan dan Bank Indonesia.
Hilangnya penutup drainase ini membuat pengguna jalan harus berhati-hati. Mengingat tidak ada tanda atau rambu-rambu yang dipasang di sekitar tutup drainase yang hilang.
Baca juga: HATI-HATI! Jalur Pedestrian di Engku Puteri Batam Center Belum Dilengkapi Tutup Lubang Drainase
Baca juga: Holywings Batam Didatangi Rombongan DPMPTSP, Buntut Kasus Promosi Berbau SARA di Jakarta
Yumasnur mengakui, kejadian hilangnya fasilitas publik ini sudah sering terjadi. Beberapa waktu lalu, lampu taman juga menjadi tindakan kejahatan pencurian.
Ke depan ia berharap ada penambahan CCTv di daerah yang rawan tindakan pencurian.
"Setidaknya bisa diawasi, sebab ini kebutuhan khalayak ramai," sebutnya.
Beberapa waktu lalu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi juga mengaku beberapa fasilitas milik pemerintah rawan menjadi tindakan pencurian.
Beberapa peralatan penunjang lampu penerangan jalan umum (PJU) sering hilang, sehingga menyebabkan terganggunya pengguna jalan umum.
Rudi meminta kepada masyarakat turut membantu Pemerintah Kota dalam mengawasi sarana dan prasarana fasilitas umum yang ada.
Menurutnya, jika infrastruktur yang sudah dibangun sekarang ini tidak dijaga, maka akan sangat disayangkan.
"Kalau bapak/ibu dapat laporan atau melihat tindakan kriminal pencurian di area publik, tolong laporkan! Kami akan tindak agar kejadian ini tidak terulang kembali. Kita capek bangun tapi malah dirusak dan dicuri," katanya saat menghadiri malam apresiasi pajak.
(tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/28062022drainase-di-jalur-pedestrian.jpg)