Kamis, 9 April 2026

BATAM TERKINI

Dua ABK Kapal Barang Hilang di Perairan Karimun, Pencarian Terkendala Cuaca Ekstrim

Proses pencarian dua ABK kapal barang yang dilaporkan hilang di perairan Kabupaten Karimun terkendala cuaca ekstrim.

TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing
Foto Ilustrasi tim SAR mencari korban tenggelam. Proses pencarian dua ABK kapal barang yang dilaporkan hilang di perairan Kabupaten Karimun terkendala cuaca ekstrim. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Proses pencarian dua anak buah kapal (ABK) kapal barang yang dilaporkan hilang di perairan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (27/6/2022) kemarin sempat terkendala cuaca ekstrim.

Kedua ABK yang dilaporkan hilang tersebut masing-masing Sahrul (36) dan Mukhtar (60).

Mereka merupakan warga Desa Sungai Gayung Kiri, Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Keduanya dilaporkan hilang saat menaiki kapal berukuran dua GT dan sedang membawa kasur.

Laporan kehilangan diberikan setelah kedua korban berangkat dari Tanjungbalai Karimun menuju Desa Sungai Gayung Kiri Pulau Rangsang, Riau, Sabtu (25/6/2022).

Hingga saat ini keduanya belum kembali dan diduga hilang di tengah laut.

Baca juga: Pelabuhan Batu Ampar Batam Bakal Jadi Pelabuhan Peti Kemas Modern, Investor Siapkan Rp 680 Miliar

Baca juga: Titik Banjir di Batam Terus Bertambah Akibat Pembangunan, Pemko Turunkan 11 Alat Berat

Hilangnya kedua kru kapal dibenarkan oleh Kepala Pos Basarnas Kabupaten Karimun, Khairul Nazri, Senin (27/6/2022).

"Benar, kita mendapat laporan dari warga bahwa ada dua kru kapal hilang di perairan Karimun," ujar Khairul melalui telepon, Senin (27/6/2022).

Khairul mengatakan, pihaknya saat ini sudah menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan upaya pencarian bersama petugas gabungan dari TNI dan Polri.

"Petugas SAR gabungan sudah turun ke laut melakukan pencarian, kita akan berupaya semaksimal mungkin," kata Khairul.

Sementara itu, Kasat Polairud Polres Karimun AKP Binsar Samosir menyebut, proses pencarian kedua nelayan terkendala oleh kondisi cuaca ekstrem.

Lokasi pencarian dilanda hujan dan angin dari tenggara dengan kecepatan 30 km/h dan ketinggian gelombang mencapai 1,25 meter.

"Adapun wilayah pencarian saat ini masih di wilayah Karimun, tepatnya sekitar perairan Pulau Merak, perairan Pulau Tambelas dan perairan Pulau Sihantu," ucap Binsar. (*)


Sumber : Kompas

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved