Rabu, 22 April 2026

BATAM TERKINI

Titik Banjir di Batam Terus Bertambah Akibat Pembangunan, Pemko Turunkan 11 Alat Berat

Pemerintah Kota Batam menurunkan 11 alat berat untuk menangani banjir di Batam. Belakangan ini, jumlah titik banjir bertambah akibat pembangunan.

TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam menurunkan alat berat untuk mengatasi persoalan banjir di beberapa titik yang muncul saat hujan dengan intensitas tinggi beberapa waktu belakangan. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota (Pemko) Batam saat ini masih fokus dalam penanganan titik-titik banjir.

Satu di antaranya di Kawasan Legenda Malaka, berbagai titik jalan utama dan lainnya.

Aliran air yang tidak lancar menyebabkan air mengenai jalan atau perumahan warga.

Ketika debit air mengalami peningkatan di tengah Kota Batam, Kepulauan Riau musim hujan.

"Beberapa titik banjir sudah dibenahi, dan ada juga yang masih dalam penanganan. Batam dengan curah hujan yang cukup tinggi, selalu menjadi langganan banjir, jika permasalahan aliran air tidak benar. Sekarang alat kita masih di lapangan, berupaya meminimalisir terjadinya banjir saat hujan dengan intensitas tinggi turun," ujar Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Yumasnur, Selasa (28/6/2022).

Diakuinya, selain pembangunan, saat ini mereka fokus menangani titik banjir yang muncul sejak musim penghujan beberapa hari terakhir ini.

Titik-titik banjir baru muncul, seiring meningkatnya pembangunan di Kota Batam.

Yumasnur menuturkan semua alat berat diturunkan, terutama mengatasi persoalan banjir di beberapa titik yang muncul saat hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari lalu.

Baca juga: CATAT! Cara Membuat Paspor di Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Batam, Download Aplikasi M-Paspor Dulu

Baca juga: Sebuah Kasus Pembunuhan di Tulungagung Terungkap Berkat Robekan Kulit Pelaku di Kuku Korban

Petugas dan alat berat sudah turun ke lokasi dan melakukan normalisasi di aliran air.

"Titik-titik baru muncul karena dampak pembangunan. Dari awal sudah diingatkan kepada developer untuk memperhatikan saluran air agar tidak menimbulkan banjir," kata Yumasnur.

Ia menilai beberapa resapan air yang terdampak pembangunan, jika tidak disiapkan aliran air dengan baik, dapat menimbulkan permasalahan, seperti banjir ini.

Untuk itu, soal drainase ini penting diperhatikan dalam membangun di Kota Batam ini.

"Kami sudah pasti ingatkan soal ini. Kalau sudah terjadi masalah, maka semua terdampak. Meskipun terkadang kami sudah panggil juga mereka yang punya proyek, namun memang baiknya dari awal pembangunan ini menjadi salah satu fokus yang perlu diperhatikan," ujarnya.

Ia menambahkan petugas, terus berkeliling mengawasi jalannya proses normalisasi.

Penuntasan persoalan banjir ini memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved