Kamis, 4 Juni 2026

Bisa Picu Ledakan, 10 Jenis Benda dan Makanan Dilarang Masuk Microwave

Microwave menjadi solusi praktis banyak orang untuk memanaskan kembali makanan agar bisa dimakan. Namun penggunaan yang salah bisa memicu ledakan

Tayang:
Kompas.com
Ilustrasi microwave - Bisa Picu Ledakan, 10 Jenis Benda dan Makanan Dilarang Masuk Microwave 

TRIBUNBATAM.id - Microwave menjadi solusi praktis banyak orang untuk memanaskan kembali makanan agar bisa dimakan.

Peralatan dapur itu berfungsi memanaskan makanan dan membuat makanan instan atau makanan sisa kembali hangat.

Penggunaannya yang mudah dan barangnya yang banyak tersedia di toko, membuat banyak keluarga memakainya.

Sayangnya, penggunaan microwave terkadang berlebihan dan asal-asalan, yang berdampak pada cepat rusaknya alat elektronik itu.

Tak sekadar rusak, penggunaan yang salah semisal memasukkan benda yang tak sesuai bisa memicu ledakan dan kebakaran.

Beberapa benda dan makanan tertentu sebenarnya tak baik dimasukkan dalam microwave, dan bisa berbahaya bagi penggunanya.

Apa saja benda dan jenis makanan yang sebaiknya tidak dipanaskan menggunakan microwave? Berikut adalah daftarnya.

  • Sisa kentang

Memanaskan sisa kentang dengan microwave perlu dilakukan secara hati-hati.

Baca juga: Cara Singkirkan Noda Minyak di Dapur, Gampang Tak Pakai Ribet

Baca juga: Empat Trik Jitu Usir Tikus di Area Kompor Dapur, Ini yang Perlu Diketahui Ibu-ibu

Karena makanan ini menjadi tempat berkumpulnya Clostridium botulinum -bakteri botulisme.

Perlu diketahui, saat kentang dimasak dan tidak segera disimpan di lemari es, spora bakteri bisa berkembang biak.

Sayangnya memanaskan kentang juga tidak membunuh bakteri.

Jadi kentang yang sudah dipanaskan berisiko menyebabkan sakit perut.

Selain itu, penggunaan alumunium foil untuk memanaskan kentang berisiko mempercepat pertumbuhan spora.

Pasalnya, bahan yang satu ini menangkap kelembapan dan menciptakan kondisi yang hangat dan lembap.

Kentang lebih baik dipanggang tanpa alumunium foil dan segera didinginkan.

Jangan biarkan kentang dingin di suhu ruangan dalam waktu yang lama.

  • Paprika

Baik paprika berwarna merah, kuning atau hijau ternyata mengandung senyawa capsaicin.

Capsaicin adalah sejenis zat dalam cabai yang memberikan efek "nendang", seperti panas, pedas bahkan sakit.

Saat paprika dipanaskan terutama jenis yang sangat pedas, capsaicin di dalamnya menguap dan terjebak di dalam microwave.

Saat kita membuka tutup microwave, uap capsaicin dapat menyebabkan iritasi hidung, mata bahkan masuk ke dalam paru-paru.

Baca juga: Cara Mudah Bersihkan Emas dan Perak Memudar Gunakan Perlengkapan Dapur

Baca juga: Heboh Chef Juna dan Don Chino Saling Sindir di Medsos, Stres Dikomplain, Keluar dari Dapur

Agar itu tidak terjadi sebaiknya paprika dipanggang atau ditumis saja.

  • Telur yang sudah direbus

Hati-hati ketika memanaskan telur yang sudah direbus ke dalam microwave.

Pasalnya uap yang terjebak di dalam telur dapat menyebabkan ledakan.

Untuk diketahui bahwa uap hasil pemanasan microwave tidak bisa keluar dari bagian putih telur.

Di sini, tekanan dalam telur mulai terbentuk.

Saat telur mulai dipotong atau dibelah dengan tangan maka uap akan keluar secara tiba-tiba dan dapat terasa panas di tangan.

  • Styrofoam

Styrofoam menjdi alternatif pembungkus makanan selain kertas, stainless steel atau plastik.

Akan tetapi jangan memasukkan styrofoam ke microwave karena berisiko mengeluarkan bahan kimia berbahaya ke dalam makanan dan udara.

Kemungkinan lain yang terjadi jika nekat memanaskan styrofoam adalah bentuknya yang meleleh atau melengkung.

Jadi, pindahkan dulu makanan dari styrofoam ke piring atau wadah tahan panas.

Baca juga: TIPS dan Cara Alami Mencerahkan Ketiak Gelap dengan 5 Bahan Dapur yang Murah dan Praktis

Baca juga: Melawan Asam Urat dan Diabetes dengan Bawang Putih, SIMAK Manfaat Bumbu Dapur Ini Obati 8 Penyakit

  • Wadah dengan pegangan logam

Hati-hati ketika memasukkan wadah dengan pegangan logam karena berisiko menyebabkan kebakaran.

Cek dulu pada wadah apakah aman digunakan untuk microwave atau tidak.

Biasanya produk yang teruji keamanannya akan dilengkapi label "Microwave Safe".

Dengan mengecek hal tersebut, kita tidak hanya mencegah kebakaran tapi juga mengantisipasi paparan bahan kimia.

  • Segelas air

Microwave seringkali menggoda penggunanya untuk memanaskan apa pun supaya bisa lebih cepat dinikmati, salah satunya air.

Seperti dilansir dari kompas.com, memang memanaskan air dengan teko lebih lama.

Tapi, air bisa sangat mendidih bahkan meledak jika dimasukkan ke dalam microwave.

Untuk mencegahnya, kita tetap disarankan menggunakan teko untuk merebus air, baik dengan kompor konvensional maupun listrik.

  • Anggur

Makanan lain yang tidak boleh dimasukkan ke dalam microwave adalah anggur.

Baca juga: Cara Mudah Menjernihkan Minyak Goreng Jelantah agar Layak Digunakan Lagi, Lumayan Irit Bahan Dapur!

Baca juga: Cara Alami Menghilangkan Amandel Tanpa Operasi, Cukup Menggunakan Bahan Dapur Ini

Alasannya buah tersebut menjadi sangat panas bahkan dapat meledak di dalam microwave.

Tentu kejadian itu akan merepotkan kita dan anggur tidak bisa dimakan lagi.

Anggur lebih baik dipanaskan menggunakan wajan dengan api sedang-tinggi selama beberapa saat.

  • Daging olahan

Bacon, hot dog, sosis dan daging olahan lainnya harus dimasak di atas kompor atau di dalam oven, bukan menggunakan microwave.

Memanaskan produk daging olahan bisa mengarah pada pembentukan cholesterol oxidation products (COP).

COP selama ini telah dikaitkan dengan penyakit jantung koroner.

Di samping itu, COP juga terkait dengan peradangan, penumpukan plak di arteri dan gangguan kesehatan lain.

Seperti terungkap dalam studi berjudul "Formation of cholesterol oxidation products (COPs) in animal products" yang dipublikasikan di ScienceDirect. Lihat Foto Ilustrasi saus tomat.

  • Saus tomat

Saus tomat yang dipanaskan dengan microwave bisa nyiprat ke mana-mana.

Itu disebabkan oleh panas dan uap yang dihasilkan saat dihangatkan akan sulit keluar melalui saus yang kental.

Dalam beberapa kasus, saus bahkan bisa meledak saat diaduk dan menyebabkan luka bakar.

Kalau kita ingin memanaskan saus tomat, lebih baik gunakan panci kecil dan taruh di atas kompor dengan panas yang merata.

Selain wadah dan makanan yang sudah disebutkan, hindari memanaskan microwave tanpa benda apa pun di dalamnya.

Baca juga: Cara Menghilangkan Noda Bandel pada Kompor dengan Menggunakan Bahan Dapur Ini, Cepat dan Mudah!

Baca juga: 5 Tips Mengusir Laron yang Datang di Musim Penghujan, Gunakan Saja Bumbu Dapur Ini

Karena gelombang mikro yang dihasilkan akan terpantul kembali ke magnetron.

Jika dibiarkan hal tersebut berisiko memicu kebakaran dan merusak mesin microwave.

.

.

.

(TRIBUNBATAM.id)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved