Kamis, 11 Juni 2026

Ini Dia Slamet, Sapi Kurban Presiden Jokowi yang Pernah Dua Kali Menang Kontes

Sapi yang dibeli Presiden Jokowi ini bernama Slamet, punya bobot 1,1 ton. Menurut pemiliknya, sapi jenis simental ini sudah dua kali menang kontes

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
screenshot kompastv
Potret Slamet, sapi yang dibeli Presiden Jokowi dari warga lereng Bromo, Jawa Timur untuk Idul Adha 2022 

TRIBUNBATAM.id - Pelaksanaan Idul Adha 2022 tinggal menghitung hari.

Idul Adha tahun ini jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi juga akan melaksanakan ibadah kurban tahun ini.

Di antara hewan kurban itu, ada yang dibeli Presiden Jokowi dari warga lereng Bromo, Jawa Timur.

Sapi yang dibeli Jokowi ini merupakan sapi jenis simental, dan bobotnya 1,1 ton.

Oleh pemiliknya, sapi ini diberi nama Slamet.

Pemilik sapi, Mulyono (41) menyebut, sebelumnya ia didatangi oleh staf khusus presiden untuk membeli salah satu sapi miliknya.

"Kemarin itu ada staf khusus presiden yang ke sini, itu udah menentukan dan ternyata jadi di deal (dibeli sapinya). Sapi ini jenis simental, untuk beratnya 1,1 ton," kata Mulyono dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (2/7/2022) dilansir dari Tribunnews.

Menurut Mulyono, sapi yang dipilih Presiden Jokowi tersebut adalah sapi yang berprestasi.

Pasalnya sapi berusia 2,3 tahun tersebut sudah pernah menang kontes dua kali dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Baca juga: Jelang Idul Adha Harga Sembako Mahal, Pemko Batam Diminta Gelar Pasar Murah

Baca juga: Hewan Kurban Sapi dan Kambing di Karimun Dipastikan Bebas PMK Jelang Idul Adha

Sapi jantan bernama Slamet tersebut dibeli Presiden Jokowi dengan harga Rp 100 juta.

Meski sedih harus berpisah dengan sapinya, Mulyono mengaku senang dan bangga karena sapi yang selama ini ia pelihara bisa dibeli oleh presiden.

Wapres Maruf Amin Minta Sapi Terjangkit PMK Tak Didistribusikan untuk Kurban

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan pemerintah mengambil langkah pertama vaksinasi di berbagai daerah untuk mencegah terjangkitnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Hal tersebut diungkapkan Maruf Amin saat meninjau ternak sapi Kelompok Tani Ternak (KTT) Rayan Baru, di Kelurahan Gerung Selatan, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Kamis (30/6/2022).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved