BATAM TERKINI
Ini Kasus Paling Banyak Membuat Warga Binaan Menghuni Lapas Perempuan Batam
Sejumlah kasus membuat wanita menghuni lapas perempuan di Batam. Hanya saja, ada satu kasus yang paling banyak mengantar warga binaan masuk Lapas.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Narapidana kasus narkoba masih mendominasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Batam.
Sebagian besar warga binaan di sana terjerat kasus tersebut.
Persentasenya pun sekitar 65 sampai 70 persen dibandingkan kasus lain.
"Sisanya kriminal umum," ujar Kepala Lapas Perempuan Batam, Nebi Viarleni kepada Tribun saat dihubungi, Rabu (6/7/2022).
Ia menjelaskan, narapidana narkoba di Lapas Perempuan sendiri tak hanya berasal dari Batam.
Beberapa di antaranya juga berasal dari Kota Tanjungpinang serta Kabupaten Karimun.
Kebanyakan, lanjut Nebi, narapidana narkoba tersebut memiliki peran berbeda-beda dalam kasus peredaran narkoba di Kepri, khususnya di Batam.
Baca juga: BATAM Zona Merah PMK, 15 Sapi Positif Terpapar Penyakit Mulut dan Kuku
Ada yang berperan sebagai pemakai. Ada pula yang berperan sebagai kurir.
"Biasanya tergantung dari kategori umur. Kadang, sebagian yang muda selain pemakai juga menjadi kurir. Sama halnya dengan yang berusia lanjut. Ada sekitar 20 orang yang terjerat kasus narkotika," sambungnya.
Dari balik jeruji besi, warga binaan di Lapas Perempuan Batam mengaku jika kebutuhan ekonomi adalah faktor utama mereka untuk melakukan perbuatan melanggar hukum.
"Keuntungan yang menjanjikan menjadi alasannya. Kadang terpengaruh dari teman sepermainan juga," tambah Nebi.
Saat ini, Lapas Perempuan Batam diisi oleh 223 orang warga binaan dan tiga bayi. (TRIBUNBATAM.id/Ichwan Nurfadillah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/06072022kunjungan-lapas-perempuan-di-Batam.jpg)