Rabu, 6 Mei 2026

TANJUNGPINANG TERKINI

Kampung Bulang Wakili Tanjungpinang Ikuti Program Kotaku Kementerian PUPR

Kampung Bulang terpilih sebagai wakil Tanjungpinang untuk mengikuti Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) yang diselenggarakan Kementerian PUPR.

Tayang:
Prokompim Tanjungpinang
Wali Kota Tanjungpinang, Rahma meninjau Kelurahan Kampung Bulang yang akan diikutsertakan dalam Program Kotaku. Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) merupakan satu dari sejumlah upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia dan mendukung Gerakan 100-0-100, yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Wali Kota Tanjungpinang, Rahma meninjau Kelurahan Kampung Bulang yang akan diikutsertakan dalam Program Kotaku alias Kota Tanpa Kumuh yang diselenggarakan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR.

Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) merupakan satu dari sejumlah upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia dan mendukung Gerakan 100-0-100, yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengatakan, tahun ini lokasi program Kotaku di Tanjungpinang yang terpilih adalah Kelurahan Kampung Bulang,  Kecamatan Tanjungpinang Timur. 

“Tahun ini terpilih kelurahan Kampung Bulang sebagai program Kotaku. Saya bersama tim sudah meninjau kawasan dan melihat kesiapannya, mulai dari peninjauan drainase untuk mencegah genangan air kotor penyebab sarang penyakit, juga tempat pembuangan sampah diperhatikan agar lingkungan lebih bersih,” ujar Rahma, Kamis (7/7/2022).

Menurutnya selain faktor drainase, aspek penting lainnya yang mendukung program Kotaku adalah akses jalan.

Baca juga: Pemerintah Diminta Cabut Izin HGU dan HGB Lahan Mangkrak di Batam Agar Bisa Dipakai

Dengan memperhatikan akses pembukaan jalan yang menjadi alternatif bagi masyarakat tentunya harus jadi prioritas utama.

Dikatakan Rahma, tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan. 

“Mencegah timbulnya permukiman kumuh baru dalam rangka untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Terkait hal tersebut terdapat beberapa titik rumah yang akan ditata lingkungannya.

Baca juga: TERUNGKAP, Penyebab Jalan R Suprapto Batam Kerap Macet Panjang

Sambil mengunjungi rumah yang akan dilakukan penataan tersebut, Rahma menyampaikan agar masyarakat turut membantu dan bekerjasama mensukseskan program Kotaku ini. 

“Didorong juga dari kebersediaan warga, perlu dibuat surat pernyataan guna persetujuan melakukan pekerjaan, karena ini bersifat tidak memaksa, jika ada yang tidak bersedia maka akan dicari kembali titik lokasi lainnya," kata Rahma. (TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

 

 

 

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved