Breaking News:

WISATA LINGGA

Wisata Lingga, Dispar Bakal Hadirkan Arung Jeram di Desa Resun

Sungai Kim di Desa Resun, Lingga akan disulap menjadi wisata arung jeram untuk menambah destinasi wisata baru yang ditawarkan dalam paket komplit.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/FEBRIYUANDA
Sungai Kim yang berada di Desa Resun, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Dinas Pariwisata Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan mneghadirkan wisata arung jeram di sungai Desa Resun, Kecamatan Lingga Utara.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dispar Lingga, Zalmidri saat ditemui TRIBUNBATAM.id di ruangannya, Selasa (5/7/2022) tadi.

Potensi sungai resun yang berasal dari aliran air gunung, memang saat ini menjadi perhatian besar bagi masyarakat.

Selain memiliki tempat wisata air terjun maupun sungai Kim, arung jeram bakal menjadi wisata baru, dalam mengarungi sungai kim.

Sungai yang jernih di kelilingi pepohonan yang masih asri, Desa Resun ini ingin dijadikan paket tour komplit untuk berwisata.

"Memang kemarin kita sudah mengadakan pertemuan dengan Pokdarwis, bagaimana wisata arung jeram ini bisa terbentuk," kata Zalmidri.

Baca juga: TERUNGKAP, Penyebab Jalan R Suprapto Batam Kerap Macet Panjang

Dispar Lingga dan Pemerintahan Desa Resun saat ini berupaya untuk mengembangkan hal itu.

Sehingga menjadi paket tour bagi pengunjung yang datang.

Zalmidri mengungkapkan, wisata arung jeram ini akan bentuk dan diuji coba dalam waktu dekat.

"Karena memang kondisi alam dan sungainya sudah terbentuk untuk arung jeram. Jadi kemarin sarana untuk arung jeram sudah ada, berupa perahu karet," ujarnya.

Sementara Kepala Desa Resun, Hairul Mazi turut membenarkan wacana pembentukan wisata mengarungi sungai itu.

"Insya Allah, peralatan udah di kasih ke desa, tapi kelengkapan keamanannya masih kurang," ungkap Hairul, Kamis (7/7/2022).

Pihak berencana akan mencoba penggunaan wisata ini dalam waktu dekat.

"Tunggu air melimpah dulu usai hujan lebat, kalau hari biasa tak bisa karena debit airnya kecil," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id/Febriyuanda)

 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved