Breaking News:

DISKOMINFO LINGGA

Wakil Bupati Lingga Salat Idul Adha Hari Ini, Serukan Persatuan Umat Islam

Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy menekankan persatuan umat Islam meski saat Idul Adha 1443 H ada perbedaan hari dalam pelaksanaan salat Id.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dokumentasi Pemkab Lingga
Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy foto bersama sesudah melaksanakan salat Idul Adha bersama di Lapangan Merdeka Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (9/7/2022). 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy melaksanakan salat Idul Adha 1443 Hijriah di Lapangan Merdeka Dabo Singkep, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (9/7/2022).

Salat ini Idul Adha 1443 H ini ia laksanakan bersama keluarga dan masyarakat anggota Muhammadiyah yang ada di Kabupaten Lingga, sekira pukul 08.00 WIB

Meskipun melaksanakan sholat Idul Adha lebih awal dari ketentuan pemerintah, namun Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy berpesan agar masyarakat tetap menjaga solidaritas dan persatuan.

Meskipun ada perbedaan waktu dalam menjalankan Ibadah salat Idul Adha pada tahun ini.

"Hari ini kami lebih dulu salat Idul Adha, tapi hari rayanya kita rayakan besok sama-sama dengan masyarakat lainnya, dan malam nanti kita takbiran sama-sama. Yang besok sholat Id mari kita ramaikan sama-sama. Yang hari ini sudah salat Ied, sama-sama besok kita tunggu saudara kita yang salat setelah itu kita silaturahmi," kata Neko Wesha Pawelloy.

Baca juga: Promo Minyak Goreng di Sentra IKM Kelapa Lingga Jelang Idul Adha 1443 H

Menurutnya, perbedaan dalam penentuan hari raya Idul Adha bukan baru tahun ini terjadi.

Beberapa kali pada tahun yang berbeda juga pernah dan sering terjadi.

Namun hal itu lanjutnya, tidak membuat umat Islam khususnya Muhammadiyah dan NU atau jamaah Ormas Islam lainnya menjadi terpecah belah di Kabupaten Lingga.

"Kita tetap bersatu dan saling menghargai antar sesama umat Islam, soal perbedaan waktu hanya soal teknik dan keyakinan dalam penentuan hari Raya Idul Adha dan juga Idul Fitri atau awal puasa, dan ini saya alami dari kecil," ujarnya.

Neko juga berpesan kepada masyarakat Kabupaten Lingga untuk menjadikan momentum hari raya Idul Adha, sebagai salah satu pedoman untuk meniru apa yang telah di korbankan oleh Nabi Ibrahim.

Hal itu dari peristiwa Nabi Ibrahim, memiliki makna yang begitu berkesan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Dan itu menurutnya, menjadikan semangat dalam membangun Kabupaten Lingga dan Kepulauan Riau yang lebih baik lagi dengan pengorbanan untuk kebermanfaatan.

Baca juga: Pedagang Ketupat Lingga Dulang Cuan saat Idul Adha 1443 Hijriah

"Kite jadikan semangat Berkurban di Hari Raya Idul Adha ini, sebagai semangat mementum pengorbanan kita dalam menjaga ukhuwah persatuan mewujudkan Kabupaten Lingga yang gemilang. Dengan mengorbankan harta, tenaga dan fikiran kita untuk kesejahteraan umat," tuturnya.(TribunBatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Berita Tentang Lingga

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved