Minggu, 26 April 2026

BERITA KRIMINAL

2 Pemuda Bacok 10 Orang Pakai Sabit Karena Ada Masalah Dengan Keluarga

Dua pemuda harus berurusan dengan pihak kepolisian karena melakukan pembacokan dan penganiayaan terhadap 10 orang. Penganiayaan tersebut karena mereka

Editor: Eko Setiawan
Tribun Jatim Network/Achmad Amru Muiz
TR (21), tersangka penganiayaan terhadap 10 orang di Nganjuk. Ia beraksi dengan rekannya yang hingga saat ini masih Buron. Motif pelaku untuk melampiaskan kekesalan. 

Seperti di Desa Babadan, Kecamatan Lengkong, 13 November 2021 lalu.

Untuk identitas korban beragam, bahkan ada yang masih di bawah umur.

Identitas mereka Farid Nurrahim (15), pelajar asal Desa Pinggir, Kecamatan Lengkong dan M Zaki Saputra (16) warga Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.

Pilih korban secara acak

Kasatreskrim Polres Nganjuk, AKP I Gusti Agung Ananta Pratama menjelaskan, selama beberapa bulan beraksi, kedua pelaku memilih korban secara acak.

Pelaku menyerang siapa saja yang ditemuinya.

"Baik anak-anak ataupun orang dewasa yang ditemui pelaku ketika di jalan yang sedang marah langsung saja dipepet saat berkendara dan dibacok dengan sabit," kata Gusti.

Gusti melanjutkan, pelaku memiliki peran berbeda, IP sebagai eksekutor dan TR sebagai pembonceng.

Pelaku langsung kabur meninggalkan korban yang terluka setelah dianiaya.

Polisi sempat kesulitan ungkap kasus

Gusti mengakui, pihaknya sempat menemui kesulitan saat mengungkap kasus.

Pelaku tak kunjung ditangkap meskipun para korban sudah membuat laporan di Polsek terdekat.

Ditambah lagi barang bukti yang minim juga menyulitkan polisi.

"Pelaku cukup sulit dilacak, karena setiap melakukan penganiayaan di malam hari langsung kabur," urai Gusti.

Pelaku TR berhasil diamankan setelah buron selama 6 bulan lamanya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved