KHAZANAH ISLAM
Menghapus Pahala, Inilah 5 Penyakit Hati dalam Islam dan Cara Mengatasinya
Hati adalah inti dari segala perilaku manusia yang jika hati seseorang baik maka perilakunya juga baik. Sebaliknya jika hatinya buruk perilaku buruk
Dalam sifat sombong terdapat karakter ujub yang merujuk pada kecenderungan mengagumi diri sendiri.
Kebiasaan ini menjadi cikal bakal rasa sombong dalam hati manusia.
Rasulullah SAW pernah bersabda; "Tiga hal yang membawa pada jurang kebinasaan: (1) tamak lagi kikir, (2) mengikuti hawa nafsu (yang selalu mengajak pada kejelekan), dan ujub (takjub pada diri sendiri).” (HR. Abdur Razaq).
Baca juga: Sejarah Islam Dunia: Bukti Kejayaan Terekam di Eropa, Rusia Pernah Menyaksikannya
Baca juga: Inilah Amalan Dahsyat Dalam Islam yang Lebih Baik dari Dunia dan Seisinya
3. Iri dengki atau hasad
Thoat menyampaikan, tanda utama penyakit hati adalah tidak senang melihat orang lain sukses, bahagia atau mendapat rezeki.
Jika sudah parah, seseorang bahkan berdoa agar kebahagiaan orang lain berpindah padanya.
Perlu diketahui bahwa iri dengki merupakan salah satu penyakit hati yang dapat menggugurkan pahala.
Hal ini seperti ucapan Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Abu Dawud, "Waspadalah terhadap hasad, sesungguhnya hasad mengikis pahala-pahala sebagaimana api memakan kayu." (HR. Abu Dawud).
4. Pamer atau riya
Sifat pamer biasa muncul saat telah melakukan hal-hal baik.
Anda perlu berhati-hati karena perilaku ini bisa menghilangkan pahala amal kebaikan.
Kebiasaan pamer ini termasuk salah satu kebiasaan yang tidak disukai Allah SWT.
Baca juga: Masuk Golongan Muslim Lalai, Jangan Tidur Setelah Sahur, Ini Keutamaan Waktu Subuh Menurut Islam
Baca juga: Pahala Dilipatkan 700 Kali dan Ridho Allah Langsung Turun, Amalan Ini Sangat Dianjurkan Dalam Islam
5. Kikir atau bakhil
Penyakit hati dalam Islam selanjutnya adalah kikir atau bakhil.
Dasar utama dari sifat ini perasaan apa yang dimiliki masih kurang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/13062022_Berdoa-bersama-keluarga.jpg)