Breaking News:

LINGGA TERKINI

Kerangka Gajah Mina di Museum Lingga Jadi Perhatian Pengunjung, Punya Gading dan Ekor

Kerangka Gajah Mina di Museum Lingga disimpan di wadah dilapisi kaca. Awalnya ditemukan 2005 lalu, hingga kini masih jadi perhatian pengunjung di sana

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Febriyuanda
Koleksi satwa laut langka, kerangka Gajah Mina di Museum Linggam Cahaya, Daik, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri. Foto diambil Senin (18/7/2022) 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Museum Linggam Cahaya di Daik, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyimpan koleksi asli kerangka satwa laut langka.

Benda ini disimpan di wadah dilapisi kaca yang besar, di antara ribuan koleksi yang ada di dalam Museum Lingga ini.

Kebanyakan masyarakat setempat menyebut kerangka satwa laut langka itu "Gajah Mina".

Bentuk berupa sejenis ikan berkepala gajah, dan disertai gading.

Karena bentuknya yang unik dan langka itu, kerangka gajah mina ini kerap jadi perhatian pengunjung yang datang ke sana.

Hewan dengan ukuran 12,40 meter ini pada awalnya ditemukan pada 13 Januari 2005 di Pantai Dungun, Desa Teluk, Kecamatan Lingga Utara, berdekatan setelah peristiwa Tsunami Aceh.

Hewan ini memiliki panjang ekor 1,80 meter, panjang gading 2,40 meter, tebal kulit 10 sentimeter, panjang sirip bawah 78 sentimeter, dan lebar sirip bawah 47 sentimer.

Ciri lainnya dari gajah laut ini memiliki rambut, belalai, dan ekor seperti ikan.

Namun, menurut Pemerhati Sejarah dan Budaya Lingga, Lazuardy menyebutkan, gajah mina ini masih banyak dianggap sebagai hewan mitologi.

Baca juga: Geger Video Bangkai Gajah Mina di Laut Natuna, Peneliti LIPI Jelaskan Penampakan Hewan Mitologi

Pasalnya hewan yang hampir serupa dengan ukuran paus ini, jarang ditemui oleh masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved