Breaking News:

Kabar Gembira, 19 Juta Wajib Pajak Indonesia Kini Bisa Pakai NIK Sebagai NPWP

Saat ini, 19 juta wajib pajak di Indonesia sudah bisa menggunakan NIK sebagai pengganti NPWP dan bisa digunakan untuk proses administrasi perpajakan.

ISTIMEWA
Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi mengimplementasikan penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai NPWP. Ilustrasi NPWP 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Untuk memudahkan wajib pajak mengingat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi mengimplementasikan penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai NPWP.

Itu artinya, saat ini NIK sudah bisa digunakan oleh wajib pajak dalam proses administrasi perpajakan.

"Tujuannya adalah untuk memudahkan, karena kadang-kadang kami juga suka lupa NPWP yang kami miliki, tetapi kami tidak lupa NIK," ujar Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Suryo dalam acara Hari Pajak, Selasa (19/7/2022).

Ditjen Pajak masih akan terus melakukan validasi data terkait dengan rencana menjadikan NIK menjadi NPWP.
Hingga saat ini, baru 19 juta wajib pajak yang sudah dapat bertransaksi menggunakan NIK.

Artinya, masih banyak NIK yang akan dipandankan sebagai pengganti NPWP.

"Sampai sata ini, baru 19 juta NIK yang bisa dilakukan pemadanan data dengan Direktorat Jenderal Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil," kata Suryo.

Suryo mengatakan, jumlah tersebut masih jauh dari target yang diharapkan.

Sehingga Ditjen Pajak akan terus melakukan upaya penambahan pemadanan data secara bertahap.

Baca juga: Cara Menonaktifkan NPWP secara Online Tanpa Harus ke Kantor Pajak

Di sisi lain, Suryo juga memastikan bagi wajib pajak yang belum masuk dalam 19 juta NIK tersebut masih bisa menggunakan NPWP untuk keperluan administrasi perpajakan.

"Kami juga masih memberikan kesempatan bagi yang ingin menggunakan NPWP lama untuk melakukan transaksi tersebut," katanya.

Sebagai informasi, penerapan NIK sebagai NPWP merupakan amanat dari Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) dengan tujuan untuk meningkatkan kemudahan administrasi perpajakan. (kontan.co.id)

 

Sumber : Kontan.co.id

 

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved