Adhya Tirta Batam
Tingkatkan Efisiensi Energi Bersama ATB, BUMD Air Minum Sehat dan Bumi Selamat
PT Adhya Tirta Batam (ATB) membuat program pendampingan teknis untuk efisiensi energi bagi BUMD Air Minum di Indonesia untuk meningkatkan performa.
Penulis: Renhard Patrecia Sibagariang |
BATAM, TRIBUNBATAM.id – PT Adhya Tirta Batam (ATB) mencetuskan program pendampingan teknis untuk efisiensi energi bagi BUMD Air Minum di Indonesia.
Program ini diharapkan membantu meningkatkan performa BUMD Air Minum, sekaligus mendorong upaya menyelamatkan bumi dengan mengurangi emisi gas rumah kaca.
Pengelolaan air bersih memiliki hubungan intrinsik dengan penggunaan energi.
Energi diperlukan untuk menjamin ketersediaan air tersedia. Mulai dari pemompaan dan pengolahan di sisi hulu, distribusi air kepada pelanggan, dan lain sebagainya.
“Karena itu, tak heran bila rata-rata biaya energi dapat mencapai 40 persen dari biaya operasi,” ujar Head of Corporate Secretary PT Adhya Tirta Batam (ATB), Maria Jacobus.
Di sisi lain, bahan bakar fosil menjadi sumber sebagian besar energi yang dihasilkan saat ini, proses pengelolaan air secara tidak langsung bertanggung jawab untuk menghasilkan sejumlah besar gas rumah kaca dan berkontribusi terhadap perubahan iklim.
Padahal, Indonesia merupakan negara yang menyadari konsekuensi buruk dari gas rumah kaca terhadap perubahan iklim Negara ini telah menargetkan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen pada tahun 2030.
Karena itu, program efiiensi energi di BUMD Air Minum menjadi penting.
Namun, belum banyak perusahaan yang telah berhasil mengimplementasikan program riil terkait efisiensi energi di industri air bersih.
ATB merupakan perusahaan air bersih yang telah berhasil mencapai efisiensi yang cukup besar dalam melalui pemanfaatkan teknologi digital yang cerdas.
Teknologi cerdas ini juga menjadi salah satu tools untuk mengimplementasikan manajemen beban yang efisien.
Salah satu manfaat praktis yang dapat dirasakan oleh ATB adalah, memastikan bahwa sistem pemompaan yang umumnya mengkonsumsi 70 hingga 80 persen penggunaan listrik dapat bekerja secara efisien.
Karena system perpompaan dapat bekerja lebih intuitif dan responsive.
“Sistem mampu menyesuaikan dengan fluktuasi permintaan yang menyesuaikan penggunaan air melalui pemantauan waktu nyata,” jelasnya.
Dengan pengalaman yang telah terbukti, ATB ingin membantu BUMD Air Minum membangun utilitas yang lebih efisien, efektif dan tangguh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/adhya-tirta-batam-0005.jpg)