Breaking News:

BATAM TERKINI

Perusahaan di Batam Punya Proyek Baru, Kadisnaker Minta Utamakan Warga Lokal

Dua perusahaan di Batam bakal mengerjakan proyek yang diklaim bakal menyerap enam ribu tenaga kerja. Kadisnaker Batam minta prioritaskan warga lokal.

TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah
Kadisnaker Batam, Rudi Sakyakirti meminta dua perusahaan yang bakal mengerjakan proyek baru di Batam untuk memprioritaskan warga lokal dalam penerimaan lowongan kerja (loker). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Proyek baru dua perusahaan yang berada di Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus menjadi perbincangan.

Proyek asal Australia tersebut kabarnya bakal menyerap sebanyak 6.000 tenaga kerja di Kota Batam.

Hal ini pun mendapat atensi serius Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti.

Rudi berharap, proyek yang akan dikerjakan oleh PT SMOE Indonesia dan PT Bredero Shaw Indonesia tersebut mampu mengurangi angka pengangguran di Batam.

Oleh karenanya, ia meminta agar pihak perusahaan dapat memprioritaskan masyarakat lokal atau tempatan pada rekrutmen nantinya.

"Saya menyambut baik. Harapannya, untuk tenaga kerja yang tidak terlalu membutuhkan skill, saya berharap perusahaan bisa mengambil orang tempatan di sekitar. Begitu juga dengan yang mempunyai skill, utamakan juga masyarakat lokal. Baru nanti dari luar," ujarnya kepada TribunBatam.id, Kamis (4/8/2022).

Baca juga: PT SMOE Indonesia Bakal Buka 6.000 Lowongan Kerja di Batam, Kerjakan Proyek Asing

Rudi mengungkap jika angka pengangguran di Batam sendiri masih banyak. Menurut data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam per Juni 2022, jumlah pengangguran masih sebanyak 11.536 orang.

Dengan proyek baru di PT SMOE Indonesia dan PT Bredero Shaw Indonesia, pemerintah nantinya berharap agar jumlah belasan ribu tersebut dapat ditekan.

"Apalagi ini proyeknya lama. Mudah-mudahan pengangguran yang selama ini banyak, bisa tertampung melalui proyek itu. Kita beri kesempatan dulu untuk orang di Batam agar bisa berpartisipasi dalam rekrutmen nanti. Saya yakin ini akan mengurangi," tambahnya.

Sejauh ini, Rudi Sakyakirti mengaku jika pihak perusahaan sendiri belum berkoordinasi dengan Disnaker Batam perihal proyek dari Bechtel Corporation tersebut.

"Secara resmi belum ada koordinasi, cuma saya sudah dapat informasi dari Pak Naradewa [Direktur HR Citramas Group] saja," pungkasnya.

AWAS Penipuan

Kabar perihal Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam, bakal menyerap 6.000 tenaga kerja mendadak jadi perbincangan.

Selain menjadi angin segar bagi para pencari kerja (pencaker) di Kota Batam, kabar tersebut juga membawa dampak negatif.

Baca juga: WASPADA, Penipuan Berkedok Loker PT SMOE Indonesia Batam Beredar, Sebar Link Pendaftaran

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved