Sabtu, 13 Juni 2026

BATAM TERKINI

WASPADA Warga Batam, Dinkes Ungkap Kasus HIV AIDS Meningkat per Juli 2022

Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi mengungkap data HIV/AIDS sejak Januari hingga Juli 2022. Ia pun meminta warga untuk mewaspadai penyebarannya.

Tayang:
TribunBatam.id/Hening Sekar Utami
Kepala Dinas Kesehatan atau Kadinkes Batam, Didi Kusmarjadi mengungkap angka penderita HIV/AIDS sejak Januari hingga Juli 2022. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam atau Dinkes Baam mengungkap angka pengidap HIV/AIDs.

Hingga Januari hingga Juli 2022, Dinkes Batam mencatat angka pengidap HIV/AIDs berjumlah 295 kasus.

Dinkes Batam meminta warga untuk waspada. Sebab setiap tahunnya, ditemukan peningkatan kasus baru HIV/AIDs.

"Ya, tiap tahun kami menemukan kasus-kasus baru. Jumlahnya bahkan di atas 200 orang pertahun," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Kamis (4/8/2022).

Didi menjelaskan, dari 295 kasus HIV/AIDs sejak Januari hingga Juli 2022, jumlah ini hampir sama dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Tahap Perkembangan HIV Menjadi AIDS, Tanpa Perawatan Pasien hanya Bertahan Sekitar 3 Tahun

Sepanjang tahun 2021 lalu, pihaknya menemukan 406 kasus baru HIV/AIDS dan di tahun 2020 ada 538 kasus baru HIV AIDS.

Didi mengatakan, hampir semua kategori usia ada ditemukan, mulai anak-anak sampai orang dewasa.

Terbanyak pada usia dewasa yaitu usia 25 tahun sampai dengan 49 tahun.

Dimana berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Batam, dari 295 kasus baru di tahun ini sebanyak 217.
Di antaranya merupakan usia produktif 25 tahun sampai dengan 49 tahun.

Selanjutnya, usia 20-24 tahun sebanyak 42 kasus, usia 50 tahun ke atas 28 orang dan usia 5-14 tahun dua kasus dan usia 15-19 tahun yakni enam kasus.

Adapun bila dikategorikan berdasarkan jenis kelamin, penderita HIV tahun ini di Kota Batam masih didominasi oleh laki-laki yakni sebanyak 225 kasus.

Baca juga: Curiga Mendadak Kurus, Hotman Paris sampai Lakukan Tes HIV, Melaney Ricardo Kaget

Sedangkan perempuan berjumlah 70 kasus.

”Paling banyak laki-laki usia 25 tahun sampai 49 tahun dengan junlah 157 kasus,” bebernya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Batam mencatat, sebanyak 32 orang penderita HIV meninggal dunia sepanjang Januari sampai Juni 2022.

Sementara di tahun 2021 lalu sebanyak 58 warga Kota Batam dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit ini dan di tahun 2020 penderita meninggal capai 77 orang.

Sebagian besar penderita HIV/AIDS disebabkan seks bebas yang disertai tanpa alat pengaman atau kondom.

Apalagi ganti-ganti pasangan. Ditambah yang berhubungan seks dengan sesama jenis.

Baca juga: Sepanjang 2021, Ada 58 Warga Batam Meninggal Akibat HIV/AIDS

”Paling banyak itu pasangan sejenis LSL (Lelaki Suka Lelaki),” jelasnya.

Berbagai upaya terus dilakukan Dinkes Batam dalam menimimalisir angka HIV/AIDs.

Salah satu memberikan penyuluhan dengan melibatkan semua lapisan masyarakat.

Melakukan tes HIV AIDS sebanyak-banyaknya termasuk juga Mobile VCT.

Selain itu, pihaknya juga memberikan sosialisasi pengobatan segera, sebab orang dalam HIV AIDS (ODHA) yang teratur ARV menyebabkan viral load rendah dan kemungkinan menularkan juga menjadi rendah.

"Penyuluhan seperti ini terus digalakan," ucapnya.(TRIBUNBATAM.id/Bereslumbantobing)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved