Sabtu, 11 April 2026

Penemuan Mayat Pria Penuh Luka Bakar di Ciamis, Sunardi Diduga Akhiri Hidup

Sunardi (51), warga Ciamis diduga akhiri hidupnya dengan bakar diri.Mayat pria itu ditemukan warga Desa Jayagiri Panumbangan dengan kondisi luka bakar

Editor: Dewi Haryati
Darwinsyah/BangkaPos
ilustrasi mayat. Pria bernama Sunardi, warga Ciamis ditemukan tak bernyawa dengan kondisi tubuh alami luka bakar, Jumat (5/8/2022) 

CIAMIS, TRIBUNBATAM.id - Warga Desa Jayagiri Panumbangan, Ciamis menemukan sesosok mayat pria di kebun bambu Dusun Singkup RT 05 RW 06, Jumat (5/8/2022) sekira pukul 13.30 WIB.

Saat mayat pria itu ditemukan, asap masih mengepul dari pakaian yang dikenakannya. Kondisi sekujur tubuhnya mengalami luka bakar.

Atas penemuan mayat itu, warga sekitar pun berbondong-bondong ke lokasi. Dari warga yang datang, ada yang mengenalinya.

Pria yang sudah jadi mayat itu bernama Sunardi alias Enceng (51).

Sebelum ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tubuh mengalami luka bakar, Sunardi sempat menghilang sejak pagi dari rumah yang ditempatinya.

“Korban sejak pagi tadi menghilang dari rumah. Berangkat sekitar pukul 07.00 tidak diketahui tujuannya. Keluarga mencoba mencari, tidak ditemukan. Tapi kemudian sekitar pukul 13.30 malah ada warga yang sedang bergotong-royong menebang bambu untuk agustusan menemukan korban dalam kondisi mengenaskan,” ujar Kades Jayagiri, Hendrik, kepada Tribun Jabar.

Baca juga: Penemuan Mayat di Batam, Warga Nongsa Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi

Informasi dari pihak keluarga, menurut Hendrik, sebelumnya korban tinggal bersama istri dan anaknya di Tenjolaya, Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Namun sejak setahun lalu pulang ke kampung halamannya di Dusun Bojongganas, Desa Jayagiri, dalam kondisi depresi.

Dia tinggal di rumah saudaranya di kampung yang berlokasi di kaki Gunung Sawal tersebut

Anak dan istrinya tetap tinggal di Cicalengka.

Pada Kamis (4/8/2022) pagi, korban berangkat ke Bandung naik kendaraan umum.

Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak keluarga menyusul ke Bandung dan kemudian membawa Enceng kembali ke kampung halaman di Bojongganas pada sorenya.

Namun sekitar pukul 07.00, Jumat (5/8/2022), korban berangkat lagi dari rumah tanpa pamit.

Keluarga mencoba mencari karena khawatir.

Agak siang, ditemukan ada sandal korban di depan pintu rumah.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved