Breaking News:

PENEMBAKAN DI RUMAH KADIV PROPAM

Bharada E Punya Kuasa Hukum Baru, Polri Tunjuk Deolipa Yumara sebagai Pengganti

Bareskrim Polri tunjuk Deolipa Yumara sebagai kuasa hukum baru Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E yang kini jadi tersangka tewasnya Yosua

Editor: Dewi Haryati
YouTube Kompas TV via Tribunnews
Deolipa Yumara (baju putih) menjadi pengacara baru Bharada E setelah ditunjuk oleh Bareskrim Polri pada Sabtu (6/8/2022). 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, punya kuasa hukum baru.

Pasca hengkangnya Andreas Nahot Silitonga cs, Bareskrim Polri menunjuk Deolipa Yumara sebagai pengacara Bharada E.

Penunjukan Deolipa Yumara dan tim ini, hanya selang hitungan jam pasca kuasa hukum sebelumnya mengundurkan diri masih di hari yang sama, Sabtu (6/8/2022).

"Kami adalah pengacara baru dari Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau yang biasa dipanggil Bharada E selaku tersangka tindak pidana dengan sengaja merampas, menghilangankan nyawa orang lain karena pembunuhan dalam pasal 338 KUHP jo 55 dan 56 KUHP," kata Deolipa Yumara selaku pengacara Bharada E di Bareskrim Polri, Jakarta, Sabtu dilansir dari Tribunnews.com.

Deolipa Yumara menerangkan, dalam kasus ini Bareskrim Polri tidak mau ada kecacatan formil soal tidak adanya pendamping hukum untuk Bharada E dalam kasus tersebut.

"Oleh karena sudah diatur kepentingan pro justicia dan penyidikan perkara ini supaya cepat berjalan tentunya bareskrim tidak mau ada yang cacat formil dalam melaksanakan penyidikan sehingga kami ditunjuk secara langsung," paparnya.

Deolipa mengatakan, dia bersama rekannya M Baharuddin sudah berkomunikasi langsung dengan Bharada E soal penunjukan sebagai tim kuasa hukum yang baru.

Baca juga: Santer Kabar Ferdy Sambo Ditahan terkait Brigadir J, Kadiv Humas Beri Klarifikasi

"Kami bertemu dengan yang bersangkutan juga kami bicara dari hati ke hati. Kami bicara semuanya, sehingga kami menjadi jelas dan beliau yaitu Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E bersedia mengangkat kami menjadi kuasa hukum yang baru untuk kepentingan penyidikan dan proses hukum selanjutnya," ungkapnya.

Sebelumnya, Andras Nahot Silitonga dan tim selaku pengacara tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Bharada E mengundurkan diri.

Andreas cs mengundurkan diri dari tim kuasa hukum Bharada E setelah mendatangi Bareskrim Polri, Jakarta, Sabtu (6/8/2022) siang.

"Kami sebagai dahulu tim penasehat hukum Richard Eliezer Pudihang Lumiu yang dikenal Bharada E, pada hari ini datang ke Bareskrim untuk menyampaikan pengunduran diri kami sebagai penasihat hukum Bharada E," kata Andreas kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta, Sabtu (6/8/2022).

Meski begitu, Andreas enggan menyebutkan alasan pengunduran dirinya bersama tim yang lain sebagai kuasa hukum Bharada E.

Andreas hanya menyebutkan secara resmi pengunduran diri sebagai tim kuasa hukum sudah diajukan ke Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto.

"Selanjutnya dapat diberlakukan sebagaimana mestinya, dan kami juga tidak akan membuka kepada publik pada saat ini apa sebenarnya alasan untul mengundurkan diri karena kami sangat menghargai hak-gak hukim dari setiap pihak yang terlihat dalam perkara ini," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved