Kamis, 16 April 2026

BATAM TERKINI

Solar Kembali Langka di Kepri, Antrean di Sejumlah SPBU Mulai Mengular

BBM solar di Kepri kembali langka saat ini sehingga mengakibatkan antrean di sejumlah SPBU. Namun, Pertamina mengklaim stok aman hingga akhir tahun.

TRIBUNBATAM.id/HENING SEKAR UTAMI
Suasana di SPBU Simpang Kara Batam Center, belum lama ini. BBM jenis solar di Kepri kembali mengalami kelangkaan saat ini. Namun, Pertamina mengklain stok aman hingga akhir tahun. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar kembali susah ditemui. Hal ini mengakibatkan antrean panjang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). 

Menanggapi hal tersebut, Manager Area Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Agustiawan mengatakan, ketersedian stok BBM di Kepri sangat mencukupi.

Diakuinya distribusi BBM jenis solar di Kepri sudah melebihi kapasitas.

Misalnya kuota BBM per Juli 2022 untuk bio solar di Kepri mencapai 117.301 kilo liter sementara realisasinya sudah over 11 persen. 

“Jadi rata-rata harian Kepri itu pengeluaran 321 kilo liter perharinya,” ujarnya 

Sementara, realisasi sampai akhir Juli 2022 sebesar 75.692 kilo liter dan realiasi hariannya sampai 335 kilo liter perhari.

“Ini berbanding terbalik dengan 321 kilo liter perhari sesui dengan kuota,” katanya. 

Oleh sebab itu, pola distrbusi yang dilakukan selama ini perlu diganti.

Baca juga: Berkat Kasus Curas, Polsek Lubuk Baja Terima 2 Penghargaan dari Kapolresta Barelang 

Jika masih dipertahankan maka kouta BBM jenis solar hanya akan bertahan sampai 24 November 2022. 

“Nah untuk itulah sisa 41 ribu ini kemudian kita atur ulang supaya penyalurannya sampai akhir tahun. Kita kan masih punya 152 hari jadi 41 ribu kilo liter itu akan kita distribusikan 274 kilo per harinya,” katanya.

Tidak ada masalah terkait stok atau ketersedian BBM jenis solar di Kepri.

Hanya saja ada pengaturan kembali untuk pola pendistibusiannya. 

Ia menilai selama ini pola pendistibusian bio solar masih menggunakan cara yang jadul sehingga perlu adanya pembaharuan.

“Solar kita aman sampai akhir tahun. Cuma ada pengaturan kembali untuk pendistibusiannya,” katanya 

Sementara itu, terkait adanya penambahan kuota, merupakan wewenang pemerintah. Sementara pertamina tidak punya kewenangan untuk menambah kuota itu. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved