Breaking News:

Adhya Tirta Batam

Turunkan NRW Bersama ATB, Amankan Masa Depan Air Indonesia

PT ATB telah terbukti berhasil mengendalikan tingkat kehilangan air di Batam sekaligus membuat ATB menyelamatkan Batam dari kekurangan air tahun 2015.

ISTIMEWA
Teknologi SPARTA Smart Solution menjadi salah satu tools yang digunakan ATB untuk mengendalikan tingkat kehilangan air di Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Masa depan air di Indonesia membutuhkan solusi yang efektif dan efisien.

Salah satunya dengan menerapkan program penurunan Non-Revenue Water (NRW) atau angka kehilangan air yang telah terbukti berhasil, seperti yang diterapkan oleh PT Adhya Tirta Batam (ATB).

Kelangkaan air di Jawa, Bali dan Nusa Tenggara diperkirakan meningkat.

Pun, kualitas air akan terus menurun drastis.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengingatkan dampak perubahan iklim terhadap ketersediaan air bersih di Indonesia.

Ramalan tentang kondisi krisis air di sejumlah wilayah ini dituangkan Pemerintah melalui Kementerian PPN atau Bappenas, pada dokumen Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024.

Tim quick response ATB selalu bergerak cepat menanggulangi terjadinya kebocoran, sehingga tingkat kehilangan air dapat dikendalikan
Tim quick response ATB selalu bergerak cepat menanggulangi terjadinya kebocoran, sehingga tingkat kehilangan air dapat dikendalikan (ist)

Namun, di tengah ancaman krisis air yang mendekat, Indonesia masih belum mampu memperbaiki tingginya tingkat kehilangan air.

Berdasarkan Buku Kinerja BUMD Air Minum 2021, rata-rata tingkat kehilangan air masih berada di angka 33,24 persen selama tahun 2021.

Angka ini lebih buruk dibanding dua tahun sebelumnya.

Di mana rata-rata tingkat kehilangan air di Indonesia di tahun 2019 adalah 32,75 persen, dan tahun 2020 adalah 32,67 persen.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved