Jumat, 24 April 2026

BERITA KRIMINAL

Enam Bulan 20 Kali Menjambret di Batam, Seorang Residivis Ditembak Akibat Melawan 

Seorang residivis kasus curanmor diamankan polisi karena menjambret 20 kali di Lubuk Baja Batam selama enam bulan terakhir sejak keluar penjara.

Penulis: ronnye lodo laleng |
TRIBUNBATAM.id/Ronnye Lodo Laleng
Pelaku KT alias Bogan saat digiring polisi menuju ke tempat konferensi pers.  

BATAM, TRIBUNBATAM.id -  KT alias Bogan tampak tenang dan santai, saat dihadirkan di Mapolsek Lubukbaja, Rabu (10/8/2022)

Kedua bola matanya sesekali melirik ke kiri dan kanan. Berulang kali ia mengangkat kaki kiri dan kanan secara bergantian. 

Kedua kakinya tampak diperban menggunakan kain berwarna putih, dia  ditembak polisi karena saat penangkapan Bogan melakukan perlawanan.

Kendati demikian ia tidak terlihat grogi atau kaku seperti pelaku pada umumnya.

Lantaran ini bukan merupakan kali pertama Bogan berurusan dengan polisi.

Bogan merupakan residivis dengan kasus sebelumnya yakni Curanmor dan pernah di penjara  dan baru bebas Februari 2022 lalu.

Pria berusia 29 tahun itu, kembali ditangkap Kamis (28/7/2022), lantaran melakukan penjambretan terhadap beberapa korban.

Baca juga: BISNIS Perhotelan Masih Menjanjikan, Total Ada 275 Hotel di Batam dan Terus Tumbuh

Tidak tanggung-tanggung, rentang waktu antara Februari hingga Agustus 2022, KT alias Bogan sudah melakukan penjambretan sebanyak 20 kali.

Kapolresta Barelang KBP Nugroho Tri Nuryanto melalui Kapolsek Lubukbaja Kompol Budi Hartono mengatakan KT atau Bogan selama ini melakukan aksinya di wilayah Lubukbaja saja.

Terbaru ia melakukan penjambretan terhadap seorang ibu berinisial D di Pasar pagi, Batam, pada Kamis (7/7/2022) sekitar pukul 09.00 WIB.

"Waktu itu korban baru saja pulang belanja dan dibonceng oleh saksi DW, menuju ke Kompleks Ruko Pantai Permata, Kel Tanjung Uma,"  sebut Budi Kamis (11/8/2022).

Saat berada di simpang jalan di Ruko Pantai Permata, tiba-tiba dari arah belakang sebelah kanan datang pelaku KT dengan menggunakan sepeda motor dan menghadang jalan korban, kemudian menarik paksa kalung emas milik korban yang dikenakan di leher.

"Korban sempat terkejut dan langsung berteriak jambret... jambret. Sehingga  KT alias Bogan langsung tancap gas dan melarikan diri," ujar Budi.

Korban yang saat itu ketakutan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lubukbaja.

Dikatakannya, terkait dengan KT alias Bogan pihaknya mendapatkan empat laporan dengan modus yang sama.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved