Rabu, 6 Mei 2026

BERITA VIRAL

Marahnya Walikota Solo ke Oknum Paspampres Hingga eks Panglima TNI Bereaksi

Viral Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka marah dengan oknum Paspampres, Hari Misbah menganiaya sopir truk hingga mantan Panglima TNI bereaksi.

Tayang:
TribunBatam.id/Tangkap Layar TribunSolo.com
Tangkap layar Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka melepas masker yang dikenakan oknum Paspampres yang menganiaya sopir truk di Balai Kota Solo, Jumat (12/8/2022). Aksi penganiayaan terhadap oknum anggota Paspampres terhadap warga Solo itu sebelumnya sempat viral di medsos hingga membuat mantan Panglima TNI bereaksi. 

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu juga mengaku telah mengantongi rekaman CCTv yang memperlihatkan adanya adegan pemukulan tersebut.

Menurutnya, adegan pemukulan yang dilakukan anggota Paspampres itu bisa dikatakan kasar.

"CCTv sudah saya pegang, jelas banget kejadiannya, kasar banget," ungkapnya.

Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Moeldoko mengomentari viralnya anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Moeldoko yang kini menjabat Kepala Staf Kepresidenan itu meminta tak boleh terjadi lagi oknum Paspampres memukul warga atau sopir truk.

"Saya selaku mantan Panglima TNI, menyayangkan hal-hal seperti itu," kata Moeldoko, saat ditemui di Kampus UNS Solo, Sabtu (13/8/2022).

Alasan Moeldoko menyayangkan hal tersebut, terlebih itu karena hanya dipicu persoalan sepele.

Baca juga: Cerita Emak-emak di Bintan Nekat Terobos Paspampres Demi Foto dengan Presiden Jokowi

"Tidak boleh terjadi, itu persoalan sepele," imbuhnya.

Ya, mobil yang dikendarai oknum Paspampres itu melanggar lampu merah, dan menabrak truk milik korban.

Aksi arogansi oleh petugas, diminta Moeldoko untuk dihindari di era saat ini.

"Sebagai manusia mungkin emosi, tapi prajurit harus bisa adjustment dengan kehendak rakyat sekarang," ujarnya.

"Rakyat itu menginginkan prajurit yang semakin rendah hati. Nggak boleh lagi mudah emosi," tambahnya.

Moeldoko mengatakan, peningkatan kedisiplinan prajurit harus ditingkatkan lagi, agar prajuritnya bisa memahami kehendak masyarakat.

"Saya pikir, penguatan disiplin perlu diperkuat lagi. Prajurit harus pandai dalam melihat adjustmen dengan lingkungan," pungkasnya.

Sementara Hari Misbah, oknum Paspampres mengaku, saat kejadian tersebut dirinya sedang tidak bertugas atau mengawal dan tidak ada kegiatan yang urgent atau mendesak.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved